"Tantangannya gimana panggung saya justru gak ganggu hutannya. Bahkan di panggungnya nanti di tengah-tengah ada pohon yang tumbuh. Kita tegaskan, ini bukan festival, ini konser musik yang ditampilkan di hutan dan bagaimana menunjukkan kepedulian kita kepada negara ini," tegas Jay Subiakto.
Sementara itu, CEO ABM, Berry Akbar, menjelaskan bahwa acara ini membawa tiga misi utama yaitu alam, manusia, dan musik. Dia menilai Forestra telah memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi destinasi wisata dan masyarakat sekitar.
"Kita selalu mengangkat tiga isu: alam, manusia, dan musik. Saya selalu sampaikan ada koperasi terbaik antara taman wisata dan kerusakan alam. Nah, Forestra sudah menjawab hubungan baik dengan alam. Forestra telah memberi ruang untuk musisi lewat karyanya," tutur Berry.
Selain Hindia dan .Feast, band rock legendaris /rif hingga Senyawa, juga dipastikan akan memeriahkan panggung Forestra 2026.
(ant)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri