JAKARTA - Tantri Kotak tak mampu menahan kesedihannya saat menceritakan dampak buruk dari penipuan investasi yang dilakukan oleh temannya sendiri bernama Popi Novitasari (PN). Bukan hanya kerugian materiil, salah satu sahabat Tantri yang ikut menjadi korban bahkan terancam nyawanya karena dana untuk pengobatan kanker ludes dibawa kabur pelaku.
Tantri membeberkan bahwa temannya tersebut seharusnya menjalani kemoterapi lanjutan pada 26 Juni lalu. Namun, karena janji profit yang tak kunjung cair, pengobatan tersebut terpaksa terhenti.
"Yang paling menyedihkan, temenku ini harus berobat kanker. Tinggal tiga kali kemo lagi, tapi ternyata harus berhenti di sini karena uangnya dibawa kabur. Dia malah makin stres," kata Tantri sambil menahan isak tangis di Cilandak, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Beban mental yang ditanggung korban kanker tersebut sangat berat. Pasalnya, uang yang ia investasikan bukan hanya miliknya pribadi, melainkan uang dari investor lain yang ia kumpulkan karena percaya pada pelaku.
"Dia sampai ngomong, 'De, pilihannya antara gue meninggal atau memang gue dipenjara karena gue bertanggung jawab sama investor itu'. Itu yang bikin aku kayak, ya ampun, kok tega banget sih?" tambah Tantri.
Sikap tega pelaku inilah yang akhirnya membulatkan tekad Tantri untuk bersuara di media sosial. Ke depan, ia tidak ingin kasus ini kembali menimbulkan korban.
"Aku bukan lagi ngomongin masalah nominal yang hilang, tapi lebih benar-benar kecewa kok tega menyalahartikan sebuah kepercayaan pertemanan untuk hal sekeji ini. Ini yang bikin aku merasa harus jalur kenceng (hukum)," tegasnya.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri