Tema "Lepas Landas" akan menjadi konsep yang menggabungkan musik dengan pengalaman interaksi sosial yang epik. Bukan sekadar tempat dalam menikmati penampilan musisi favorit, tapi juga menjadi perayaan sejenak dalam melepas beban penat, ekspektasi tinggi, serta identitas diri.
Selain itu, tema ini juga menjadi landasan dalam menemukan ide-ide kreatif atas karya yang hadir di depan mata dan melintas di telinga, serta titik tolak untuk menemukan momentum yang positif di masa depan.
“Lepas Landas kami rancang bukan sekadar sebuah pagelaran musik, tetapi juga sebagai ruang bertemu dan terkoneksi di ruang kreatif. Kami ingin menciptakan suasana di mana musik, kreativitas, dan interaksi sosial bisa berjalan beriringan. Penumpang (penonton) bisa datang dengan perasaan Lepas, meLandaskannya lewat jalur bahagia,” ujar Fachrul Rozi Miraza, Festival Director Boardang Boarding Festival.
Untuk memberikan pengalaman yang tak biasa bagi passenger (sebutan penonton setia Boardang Boarding Festival), pihak penyelenggara yang dibidani Art Media Kreasi menyiapkan 4 pilar utama yang akan menjadi daya pikat ketika passenger terlibat dalam acara yang berkonsep open air festival ini. Apa saja?
Pertama, Duty Free Zone yang menjadi zona bebas interaksi dalam satu destinasi. Di sini, penonton akan menemukan market musikal beragam. Jual beli merch idola, pilihan fashion brand lokal, zine collectibles dan photo box yang bisa mempererat pertemanan.