“Waktu itu yang mendengar mungkin hanya lingkaran kecil. Tapi kami tetap jalan terus dan percaya setiap karya punya waktunya sendiri untuk bertemu pendengarnya,” katanya.
Kini, Toton melihat perubahan besar. Lagu-lagu dari Indonesia Timur semakin akrab di telinga masyarakat dan diterima lintas daerah.
Pencapaian yang diraihnya pun terasa emosional karena menjadi hasil dari proses panjang yang penuh kesabaran dan keyakinan.
“Di luar ekspektasi saya. Banyak lagu Timur yang menurut saya bagus dan akhirnya sekarang bisa dinikmati lebih luas. Saya percaya setiap orang punya waktunya masing-masing untuk berhasil,” tutup Toton.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri