JAKARTA - Tekanan ekonomi global yang berdampak pada anjloknya nilai tukar Rupiah membuat manajer band The Changcuters, Dipa Nandastyra Hasibuan, memutar otak. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah melakukan evaluasi mendalam terkait biaya produksi band.
Dipa menjelaskan bahwa tim teknis dan keuangan sedang menyesuaikan angka-angka produksi agar tetap relevan dengan kondisi pasar saat ini.
"Kalau untuk pemangkasan biaya produksi dari manajemen The Changcuters masih dalam proses perhitungan kembali dari tim teknisi maupun finance. Sampai nanti didapat hasil yang menentukan biaya produksi kita di setiap show," kata Dipa kepada iNews Media Group (IMG) melalui pessn singkat.
Disinggung mengenai kemungkinan menaikkan harga panggung The Changcuters, Dipa memberikan jawaban yang menenangkan bagi para penyelenggara acara (EO).
"Sampai hari ini sebagai manager band, saya dan manajemen belum ada kebijakan untuk menaikkan harga show kita karena saya dan manajemen masih coba menghitung lagi segala produksi yang kita keluarkan," ungkapnya.
Baginya, prioritas utama saat ini menjaga kualitas penampilan tanpa harus langsung membebankan biaya kepada klien atau penonton.
"Kita masih coba menghitung lagi agar tetap bisa melakukan show yang maksimal di setiap event," tegas Dipa.
Dipa juga menekankan pentingnya ekosistem musik bagi perputaran uang di sektor lain.
"Industri musik ini diharapkan bisa mendorong stabilitas ekonomi yang mampu menciptakan efek besar bagi berbagai sektor, seperti pariwisata, transportasi, akomodasi, hingga UMKM lokal," tuturnya.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri