“Hubungan profesional tersebut harus berjalan berdasarkan kepercayaan, keterbukaan, iktikad baik, dan pelaksanaan kewajiban sebagaimana telah dicantumkan di surat kuasa kami,” ujarnya.
Namun meski telah mengakhiri hubungan profesional, Marissya menegaskan dirinya tetap terikat kode etik profesi untuk menjaga kerahasiaan klien. Ia mengaku sebelum menyampaikan klarifikasi tersebut telah meminta izin kepada pemilik Hanania Travel terkait hal-hal yang dapat disampaikan ke publik.
“Hari ini pun saya berbicara, saya telah meminta izin oleh owner Hanania yaitu Mas Farhan dan juga Mbak Nisa, sebagaimana mestinya, apa yang boleh disampaikan, apa yang tidak boleh disampaikan,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Marissya juga menjelaskan bahwa posisi Persia & Co selama mendampingi Hanania Travel hanya bertindak sebagai legal corporate atau pendamping hukum korporasi perusahaan.
Artinya, pihaknya tidak memiliki tanggung jawab langsung terhadap persoalan yang kini ramai diperbincangkan publik. Di mana sebelumnya Marissya Icha mengaku juga menjadi sasaran kemarahan publik.