"Maia waktu itu mendapat banyak simpati karena narasi perjuangan dan rasa sakit yang dialaminya. Sementara Ahmad Dhani banyak mendapat stigma negatif karena citranya yang cenderung keras dan kontroversial," tuturnya.
Widya juga menyoroti peran media hiburan yang besar dalam membentuk persepsi masyarakat, meski belum tentu hal tersebut adalah sebuah fakta hukum.
"Orang merasa sudah tahu keseluruhan cerita hanya dari potongan konten yang lewat di beranda. Padahal konflik keluarga itu kompleks, tidak sesederhana siapa benar dan siapa salah," tambahnya.
Kondisi ini membuat masyarakat sulit membedakan antara opini publik, dugaan, dan fakta hukum.
Widya pun mendorong penguatan literasi hukum agar masyarakat tidak mudah termakan narasi sepihak.