Pada periode ini, nilai distribusi tercatat lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penurunan tersebut berkaitan dengan dinamika penerimaan collection pada periode Agustus–Desember 2025, serta penyesuaian mekanisme pengelolaan dan alur distribusi yang berlangsung dalam masa transisi.
Sebagai perbandingan, pada Periode 2025-1 (Maret 2025) WAMI mendistribusikan royalti sebesar Rp94 miliar kepada anggota. Sementara pada Periode 2026-1 (Maret 2026), nilai distribusi tercatat msebesar Rp29 miliar.
Distribusi dilakukan berdasarkan laporan penggunaan karya dan pembayaran royalti yang telah diterima serta tervalidasi. Dengan mekanisme ini, pembagian royalti berlandaskan prinsip keakuratan
data dan keadilan bagi seluruh anggota.
Sebagaimana periode sebelumnya, proses distribusi juga mempertimbangkan kelengkapan data penggunaan dari berbagai sektor, baik digital, non-digital, maupun luar negeri (overseas). Penggunaan karya yang data atau pembayarannya diterima setelah periode ini akan diperhitungkan dalam distribusi berikutnya.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri