JAKARTA - Nama Tasya Kamila tengah menjadi sorotan publik seusai mengunggah laporan kontribusinya untuk Indonesia pascalulus sebagai penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Unggahan tersebut punmenuai pro dan kontra di media sosial, salah satunya di akun X @huftbosan.
Dalam unggahannya, Tasya merinci aktivitas yang disebut sebagai bagian dari kontribusi dan pengabdian setelah menyelesaikan studi. Seperti diketahui, penerima LPDP memang memiliki kewajiban kembali ke Indonesia dan berkontribusi sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam tujuh poin yang dijabarkan Tasya, publik justru mempertanyakan letak kontribusinya. Pasalnya, hal-hal yang dilakukan Tasya dan dianggap sebagai pengabdian, dinilai bisa dilakukan olehnya sebagai figur publik tanpa harus menerima beasiswa LPDP.
Adapun beberapa poin laporan kontribusi Tasya di antaranya, menjadi jembatan antara pemerintah dan publik dalam kapasitasnya sebagai figur publik. Selain itu melakukan geralam akar rumput untuk keberlanjutan melalui sebuah yayasan hingga memberdayakan pemuda Indonesia melalui talkshow, seminar, dan lainnya.
"sumpaaahhh!! gue baca postingan beliau kek, ini mah kayanya ga LPDP juga bisa deh," tulis akun X @islaam**.
"itu mah formalitas biar ga dibully netizen aja. Karena netizen lagi witch hunting ke penerima LPDP," tulis akun X @alejand****.
Namun, di tengah kritikan yang ditujukan pada Tasya, banyak juga warganet yang membela dan menilai bahwa apa yang dilakukan Tasya memang sudah menunjukkan kontribusinya untuk Indonesia. Warganet ramai-ramai membela Tasya dan justru mempertanyakan ekspektasi orang-orang yang mencibir Tasya.
Mereka menilai sebagai figur publik, Tasya berhak memberikan klarifikasi dan menunjukkan transparansi terkait kewajiban pengabdian yang telah dijalankan. Selain itu mereka juga menyinggung bahwa memang tidak ada aturan resmi dari LPDP soal kontribusi yang akan diberikan alumni seusai menjalani pendidikan.
"menurut u di indo kontribusinya kudu gimana si kak, dengan ekosistem begini. Lama-lama awardee diminta bikin roket ini mah," tulis akun X @skyandwaf***.
"ya kan sbg public policy graduate gmn sih.. what u expect membangun candi prasmanan dalam 7 jam kah?" tulis akun X @noitc****.
Sebagai informasi, Tasya sendiri dikenal sebagai salah satu artis yang melanjutkan studi magister di luar negeri dengan beasiswa LPDP. Selama ini, ia juga aktif berbagi pengalaman pendidikan serta isu kebijakan publik melalui berbagai forum dan media sosial.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri