Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gara-Gara Taqy Malik, Pekerja Indonesia di Arab Saudi Harus Dipenjara 4 Hari

Ravie Wardani , Jurnalis-Sabtu, 14 Februari 2026 |17:30 WIB
Gara-Gara Taqy Malik, Pekerja Indonesia di Arab Saudi Harus Dipenjara 4 Hari
Gara-Gara Taqy Malik, Pekerja Indonesia di Arab Saudi Harus Dipenjara 4 Hari. (Foto: Instagram/@taqymalik)
A
A
A

JAKARTA - Aksi Taqy Malik yang memborong ribuan Alquran untuk program wakaf ternyata merugikan para pekerja migran Indonesia di Makkah dan Madinah. 

Salah satu sahabat Taqy, Randy Permana mengungkapkan, aksi suami Serell Nadirah itu membuat pihak berwenang mencurigai adanya praktik jual-beli mushaf secara ilegal oleh jamaah umrah. 

Taqy Malik Jadi Incaran Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan
Gara-Gara Taqy Malik, Pekerja Indonesia di Arab Saudi Harus Dipenjara 4 Hari. (Foto: Instagram/@taqymalik)

“Gara-gara dia beli ribuan, sekarang kita beli 2-3 dus saja sudah dibatasi. Polisi mengira kita jualan,” kata Randy kepada awak media lewat wawancara daring, pada 13 Februari 2026.

Hal itu, diakui Randy, berdampak langsung kepada pekerja migran Indonesia lainnya. Bahkan, beberapa di antaranya sempat merasakan dinginnya sel tahanan. 

“Beberapa teman saya ditangkap polisi dan dipenjara 3-4 hari. Perkaranya hanya karena mau mewakafkan mushaf, tapi dikira jualan. Aturan benar-benar diperketat gara-gara ulah satu orang,” tuturnya dengan nada kecewa.

Randy sendiri sudah berulang kali mengingatkan kekeliruan sikap Taqy Malik tersebut. Namun, nasihat itu tak digubris sampai akhirnya merugikan banyak pihak. 

Taqy Malik Ogah Kembalikan Dana Reza Paten Net89, Ini Alasannya
Gara-Gara Taqy Malik, Pekerja Indonesia di Arab Saudi Harus Dipenjara 4 Hari. (Foto: Instagram/@taqymalik)

“Saya sudah ingatkan dia loh. Saya bilang, ‘Bro, hati-hati, jangan terang-terangan. Kalau mau wakafkan mushaf dicicil saja 50 atau 100 antar ke masjid. Jangan langsung ribuan seperti itu’,” ujarnya.

Pada 2025, Randy Permana menyebut, Taqy Malik juga diincar Kepolisian Arab Saudi karena diduga melakukan donasi secara online tanpa izin resmi otoritas.

 

Randy mengatakan, "Dia buka sedekah makanan juga, yang di mana rata-rata harga sedekah makanan di sana itu kurang lebih sekitar 8 sampai 15 Riyal. Dalam rupiah ya sekitar Rp50.000-an lah. Tapi dia buka harga Rp100.000 per boks. ”

Akibat aksinya tersebut, Taqy Malik dicari kepolisian setempat. Dari yang awalnya dia menginap di hotel, Taqy pun kabur dan cari apartemen yang jauh dari masjid.

Taqy Malik
Gara-Gara Taqy Malik, Pekerja Indonesia di Arab Saudi Harus Dipenjara 4 Hari. (Foto: Instagram/@taqymalik)

Meski sudah menjadi incaran Kepolisian Arab Saudi, Randy Permana menilai, Taqy Malik tidak kapok. Terbaru, dia bahkan membuka kembali donasi makanan dan Alquran untuk edisi Ramadan 2026. 

Randy mengaku, sudah mencoba menasihati Taqy agar tak melakukan kesalahan serupa. Namun Taqy malah menyindirnya lewat Story Instagram dan mengunfollow akunnya.*

(SIS)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement