Ketika kembali ke dalam studio, Saa mengklaim, Mohan Hazian mulai melancarkan aksi tak senonohnya. Dia mulai menyentuh dan mencium tubuh Saa. “Dia bahkan naik ke atas saya dan saya sekuat tenaga mendorong, mencakar, dan memukulnya,” ungkapnya.
Saa mengklaim, perlawanannya justru membuat Mohan semakin bersemangat dan ganas. Dia pun berusaha kooperatif untuk menenangkan owner brand Thanksinsomnia dan bergegas melarikan diri dari studio tersebut.
Dalam lanjutan keterangannya, Saa menyebut, Mogan sudah membuka celananya. “Saat itu, saya 90 persen akan diperkosa. Dia menjilat telinga dan leher saya yang membuat saya masih trauma dan merasa jijik sampai sekarang,” ungkapnya.
Pemberontakan yang dilakukan Saa secara terus menerus tersebut membuat Mohan Hazian menghentikan aksinya. Dia pun mengizinkan sang model untuk meninggalkan studio tersebut.