Dalam sambutannya, SBY menyampaikan bahwa karya Koes Plus merupakan bagian penting dari perjalanan musik Indonesia.
“Koes Plus telah memberi warna bagi kehidupan banyak orang, termasuk saya. Merawat karya mereka berarti menjaga ingatan dan jati diri bangsa,” ujar SBY.
Acara yang dihadiri lebih dari 1.000 penonton ini berlangsung dalam suasana tertib dan hangat. Lagu-lagu yang telah dikenal lintas generasi kembali diperdengarkan, tidak hanya sebagai nostalgia, tetapi sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia yang terus hidup dan dikenang.
Melalui Tribute to Koes Plus, Pacitan menjadi ruang pertemuan antara sejarah, musik, dan ingatan kolektif. Acara ini menegaskan bahwa karya seni yang lahir dari kesederhanaan dan kejujuran memiliki daya hidup yang panjang dalam perjalanan budaya Indonesia.
(kha)