Bahkan, pohon pisang yang dibawanya dalam konten tersebut telah disiapkan oleh tim produksi yang telah berkoordinasi dengan pemilik kebun setempat. Ia menyebut bahwa tugasnya hanya memikul pohon tersebut hingga ke depan pagar rumah mewah milik Willie Salim demi kebutuhan visual.
"Dibantu sama tim, sama yang punya kebun juga. Jadi kita disuruh kontennya tuh, 'Lu gotong.' Jadi bawa ke rumah Willie Salim. Sampai depan pagarnya," ucap Risky.
Titik balik ia benar-benar menyadari bahwa konten tersebut adalah rekayasa semata, saat masuk ke bagian pemberian uang. Risky merasa bingung dengan hal tersebut karena di depan kamera, Willie Salim tampak memberikan uang tunai sebesar Rp2 juta sebagai imbalan atas bantuan sang pria.
Namun, setelah kamera mati, kenyataan pahit harus ia terima karena uang tersebut diminta kembali oleh tim dan diganti dengan nominal yang jauh lebih kecil.
"Pas saya mau pulang dikasih 'gopek' (Rp500 ribu). Bingungnya cuman kayak tadi kan di awal bilang dua juta di depan kamera, kalau di belakang kamera gope. Berarti dia cuman nyari pamor doang saya bilang gitu," pungkas dia.
(kha)