JAKARTA - Ammar Zoni tampak gelisah begitu mendengar keterangan salah satu saksi yang meringankannya bernama Muhammad Febri, dalam sidang lanjutan kasus peredaran narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (22/1/2026).
Kepada Majelis Hakim, Febri mengaku sebagai salah satu teman satu sel Ammar Zoni bersama terpidana lain yakni Jaya dan Black, di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Akan tetapi, ia ditahan bukan karena kasus narkotika, melainkan perkara kriminal.
Febri kemudian ditanya mengenai awal mula perkenalannya dengan Ammar Zoni hingga bagaimana perilaku sang aktor selama di dalam sel.
Pria berbusana serba hitam ini juga mengaku sering membantu kegiatan sehari-hari Ammar Zoni seperti menyiapkan makanan, alat mandi, hingga membersihkan tempat tidur sang aktor.
Febri mengklaim pekerjaannya itu bukan dibayar dengan uang, melainkan makanan yang diterima Ammar Zoni dari keluarga dan kerabatnya. Tak sendiri, Febri mengaku melakukan tugas tersebut bersama dua napi lain.
"Berarti ada shiftnya?" tanya salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU) wanita dalam persidangan tersebut.
"Betul," jawab Febri.
Mendengar kesaksian itu, Ammar berusaha membantahnya di tengah percakapan JPU dan saksi lewat interupsi kepada Majelis Hakim.
Raut mukanya berubah cemas, seolah menyayangkan keterangan yang disampaikan Febri.
"Interupsi Yang Mulia, itu tidak ada pembagian shift," ucap Ammar Zoni sambil tersenyum kecut.
JPU yang tak terima pembicaraannya dipotong pun meminta Ammar untuk tertib dalam mengikuti persidangan.
Mendengar adanya keributan, Hakim Ketua pun menenangkan para pihak agar persidangan kembali kondusif.
Hakim kemudian menanyakan kronologi penggeledahan di sel yang ia tempati bersama Ammar.
Febri mengatakan petugas tidak menemukan barang bukti narkotika apapun dari baju yang ia kenakan sehingga dirinya tak ikut terseret dalam kasus ini.
"Beda Yang Mulia, karena yang lain itu ditemukan di badan, kalau saya bukan tidak mengakui karena memang saya tidak ditemukan barang bukti," lanjut Febri.
Di bangkunya, Ammar masih terheran-heran dengan kesaksian Febri. Ia seolah tak menyangka dengan keterangan pria tersebut yang justru berpotensi memberatkan pembelaannya.
(kha)