Ia bahkan bisa dianggap sebagai "otak" di balik skenario penipuan tersebut.
Dugaan ini pun bisa memperkuat posisi korban dan memperlemah pembelaan dari sang aktor lantaran menunjukkan adanya niat dan perencanaan yang terstruktur.
"Iya (Adly Fairuz yang punya ide) , itu hasil penyelidikan yang saya terima infonya seperti itu," terang Mesini.
Sebelumnya, Adly Fairuz sudah memenuhi panggilan penyidik sebanyak satu kali untuk memberikan keterangannya sebagai saksi. Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah kasus ini naik ke tahap penyidikan.
Laporan yang dilayangkan pada 20 Juni 2025 ini mulanya hanya menargetkan terlapor utama yakni Agung Wahyono (AW).