JAKARTA - Kisah kehidupan artis Aurelie Moeremans masih menjadi perhatian netizen. Hal ini bermula dari buku Broken Strings yang ditulis Aurelie terkait pengalamannya yang pernah terkena child grooming.
Di tengah viralnya buku tersebut, Aurelie mengimbau orangtua agar bisa melindungi anak-anak mereka dari bahagia child grooming. Aurel berharap kisah dari bukunya tersebut bisa menjadi pelajaran, termasuk pada para orangtua.
“Ini bukan tentang aku, ini tentang awareness. Supaya orang tua tahu bagaimana harus bersikap dan melindungi anak. Supaya anak muda tahu ciri-ciri child grooming dan bisa mengenalinya sejak awal. Supaya mereka bisa menghindar sebelum terlambat,” ungkap Aurelie di Instagram-nya @aurelie, Minggu (17/1/2026).
Aurel mengatakan kisah yang ia tuliskan bukan semata-mata untuk menyebar masa kelamnya, tapi justru untuk membagikan pengalaman dan kewaspadaan akan bahaya child grooming pada anak-anak di bawah umur.
Wanita 32 tahun itu mengatakan kisah child grooming ini marak terjadi bahkan tak hanya pada dirinya. Ia meminta orangtua lebih waspada dan peka dengan lingkungan sekitar anak-anak mereka.
“Kisahku hanya satu dari jutaan kasus serupa yang sering tidak terlihat, tidak dipercaya, dan disalahpahami. Kalau dengan bersuara aku bisa mencegah satu anak saja harus melewati apa yang aku lalui, maka itu sudah lebih dari cukup,” papar Aurelie.
“This is huge for me. Bukan karena ceritanya, tapi karena harapan agar tidak ada lagi anak muda yang harus diam, bingung, dan terluka sendirian,” tambahnya.
Sebagai informasi, Aurelie Moeremans menjadi sorotan usai mengungkap pengalaman dirinya yang mengalami grooming sejak usia 15 tahun. Hal itu dituangkan Aurelie lewat karya buku yang ia tulis berjudul Broken Strings. Diduga kisah kelam tersebut terjadi saat dirinya dipaksa menikah dengan aktor Roby Tremonti.
Pengalaman grooming yang dialami istri Tyler Bigenho ini sontak menuai simpati warganet. Kisah manipulatif hingga pengalaman traumatis juga diceritakan Aurelie dalam bukunya.
(kha)