Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inara Rusli Sedih TikTok Shop Ditutup: Sumber Penghasilan Perdanaku untuk Survive

Ravie Wardani , Jurnalis-Selasa, 10 Oktober 2023 |16:00 WIB
Inara Rusli Sedih TikTok Shop Ditutup: Sumber Penghasilan Perdanaku untuk <i>Survive</i>
Inara Rusli sedih TikTok Shop ditutup. (Foto: Instagram)
A
A
A

JAKARTA - Inara Rusli mengaku sedih setelah TikTok Shop resmi ditutup per 4 Oktober 2023 lalu tepatnya pukul 17.00 WIB. Tak dapat dipungkiri, kebijakan tersebut berpengaruh pada penghasilannya selaku pengguna layanan ini.

"Sedikit banyak ngaruh pasti ke penghasilan, cuma Alhamdulillah namanya rezeki Allah pasti bukain dari hal yang lain dan memang dari awal aku juga udah ngitung bahwa aku nggak ngandelin dari satu sumber penghasilan aja," kata Inara Rusli saat ditemui di Kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (10/10/2023).

"Jadi memang sudah disiapkan dari beberapa titik, jadi ketika ada yang bermasalah, nggak terlalu mempengaruhi hidup kita," sambungnya.

Ibu tiga anak itu juga mengaku masih memiliki sumber pendapatan lain dengan menjual produknya melalui aplikasi berbeda.

"Ada bisnis lain juga kan, mudah-mudahan bisnis aku berjalan lancar," ucapnya.

Saat ditanya soal omzet jualan di TikTok Shop, Inara sendiri enggan membeberkan nominalnya dihadapan publik.

Namun, dia tak bisa menutupi kekecewaannya dengan kebijakan tersebut yang dinilai terlalu dini.

"Rasa sedih mah pasti ada, dari aku yang nggak kenal TikTok sama sekali, TikTok itu sumber penghasilan perdana aku buat survive, tiba-tiba nggak ada, langsung sedih, flashback memori waktu awal-awal cari uang," tutur Inara Rusli.

"Kalau untuk ditutup aku nggak setuju karena disitu dibandingkan dengan yang rugi, banyak yang mendapatkan keuntungan. Bukan benar atau salah, tapi dilihat juga mudarat dan maslahatnya, banyak rugi atau manfaatnya," kata dia lagi.

Istri penyanyi Virgoun ini juga menyampaikan pendapatnya terkait penutupan TikTok Shop. Seharusnya, kata Inara, pemerintah bisa lebih solutif dalam bertindak agar tak ada pihak yang di rugikan.

"Jadi ya kita harus pertimbangkan juga lah dari sisi itu, jadi yang harus diperbaiki regulasinya mungkin supaya bisa mengakomodir semua pihak, memang tidak akan pernah bisa menyenangkan semua orang ya, cuma setidaknya kalau regulasinya bisa kita formulasikan biar lebih adil untuk semuanya kan lebih baik," ujarnya.

"Jadi bukan kita nggak suka sesuatu langsung kita tiadakan, tapi gimana caranya kita ngebuat sesuatu ini yang tadinya kurang baik bisa jadi lebih baik," kata Inara Rulsi.

Seperti diketahui, Tiktok resmi menutup layanan Tiktok Shop pada hari Rabu (4/10/2023) pukul 17.00 WIB. Namun belum jelas apakah layanan tersebut akan kembali beroperasi lagi di Indonesia.

Penutupan tersebut terkait aturan baru Permendag No 31 Tahun 2023 yang melarang media sosial bertindak sebagai e-commerce.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement