Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ayah Angelina Sondakh Ungkap 3 Kekecewaan Jelang Kebebasan sang Anak

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 02 Maret 2022 |17:19 WIB
Ayah Angelina Sondakh Ungkap 3 Kekecewaan Jelang Kebebasan sang Anak
Angelina Sondakh (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA- Angelina Sondakh belakangan menjadi sorotan. Pasalnya dirinya dikabarkan akan segera bebas setelah menjalani hukuman 10 tahun atas kasus korupsi. 

Baru-baru ini, ayah Angelina Sondakh, Lucky Sondakh pun berbicara soal kekecawaannya kepada sang anak. Namun dia menegaskan meskipun kecewa, cinta kasihnya kepada anaknya tidak pernah luntur. 

Pertama, Lucky Sondakh kecewa lantaran nasihat politiknya tidak pernah didengar oleh anaknya. Padahal kala itu dirinya sudah pernah mengingatkan istri mendiang Adjie Massaid itu untuk selalu berhati-hati.

Ayah Angelina Sondakh

BACA JUGA:Atta Halilintar Buka Suara soal Larang Paman Jenguk Baby Ameena

"Masuk dunia politik itu bukan hanya seperti domba di tengah serigala, tetapi domba di tengah-tengah serigala berbulu domba. Ternyata dia menghadapi petaka karena kasus Hambalang, baru aku bilang bener kan papa bilang," kata Lucky Sondakh dikutip di kanal YouTube Mudji Massaid, Keema Entertainment, Rabu (2/3/2022).

Lucky Sondakh pun kembali menegaskan dirinya kecewa namun tidak serta merta marah kepada anaknya. Dia bahkan harus menerima cemooh dari rekan-rekannya lantaran dinilai tidak bisa mendidik anaknya. 

"Waktu dia terjerambab sebagai sebagai politis saya dicemooh kawan-kawan saya akademisi, gimana sih katanya akademisi hebat katanya guru katanya pendidik, katanya rektor, katanya dekan. Anda meluluskan banyak orang, orang lain mampu kamu didik, kok anak sendiri gagal. Gagal karena dia (Angelina) tidak memelihara integritasnya, saya kecewa itu," paparnya. 

Lucky Sondakh pun kemudian mengaku kecewa lantaran anaknya menjadi mualaf. Bukan bermaksud menghina agama lain, namun dirinya merasa kecewa karena anaknya lebih mendengarkan orang lain ketimbang dirinya sendiri kala itu.

"Kekecewaan kedua karena dia jadi mualaf. Maaf ya. Tentu orang tua menginginkan anaknya. Jangan disalahkan saya ya, bukan saya benci ya, tapi pahamilah," katanya.

"Saya dongkol dong, dongkol karena kamu ini stabil, orang-orang minta nasihat ke saya, konsultasi ke saya untuk langkah-langkah politiknya, saya memberikan advice-advice moral dalam bidang politik. Kok kamu lebih dengar orang lain serigala berbulu domba. Papa kecewa," lanjutnya

Tidak hanya sampai disitu, Lucky Sondakh juga kembali dicemooh karena anaknya pindah agama. Sehingga dia cukup kesal kala itu. Bahkan saudara-saudaranya sempat meminta dirinya untuk mengucilkan sang anak, namun tidak dilakukan olehnya.

"Kekecewaan ketiga, saat dia mendapat putusan kurang fair. Saya kira Angie, ya dia bukan dewa, terima saja itu sebagai politik. Tiga kekecewaan ini membuat saya berpikir apakah saya harus kucilkan Angie atau gimana?" kata Lucky Sondakh.

"Saya berkontemplasi, perenungan yang dalam saya datang ke saudara-saudara saya. Kita saja mengampuni musuh-musuh kita, kenapa kita tak mengampuni anak kita sendiri. Saya beritahu mereka tidak ada yang bisa memisahkan mereka dari kasih terhadap anak kita. Apa pun yang terjadi dengan dia, dia adalah anak saya yang saya cintai," pungkasnya.

(nit)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement