Share

Bertahan Hidup dengan Saldo Rekening Rp200 Ribu di Singapura, Denada Pilu Berharap Keajaiban Tuhan

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Minggu 02 Januari 2022 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 02 33 2526238 bertahan-hidup-dengan-saldo-rekening-rp200-ribu-di-singapura-denada-pilu-berharap-keajaiban-tuhan-nIM4eOTDrU.jpg Denada. (Foto: YouTube)

PERJUANGAN Denada sebagai single mom dan harus berjuang mengobati putrinya Aisha Aurum yang mengidap kanker darah bukan hal mudah. Bahkan ia pernah harus bertahan hidup dengan saldo rekening Rp200 ribuan dan berharap keajaiban Tuhan di negeri tetangga.

Denada mengaku kerap mendapat keajaiban sepanjang perjalanannya mendampingi sang putri, Aisha Aurum yang berjuang melawan penyakit kanker darah. Dia pun merasa bahwa perjuangannya selama ini tak lepas dari bantuan Sang Pencipta.

Pasalnya, Denada sempat mengalami kesulitan ekonomi saat di Singapura. Kala itu, sisa saldo di rekeningnya hanya sekitar Rp200 ribu Padahal, dia masih harus membiayai kemoterapi sang putri.

"Pernah dalam satu hari itu di ATM aku cuma ada Rp200 ribu," ujar Denada dalam kanal YouTube MAIA ALELDUL TV, dikutip MNC Portal Indonesia pada Minggu (2/1/2022).

Tak hanya sekali, Denada sering dilanda kekosongan uang kas sepanjang perjuangannya. Apalagi dirinya tidak bisa bekerja selama dua tahun terakhir. Dia pun hanya bisa pasrah dan memohon pertolongan kepada Sang Pencipta.

Baca Juga: Bertahan Hidup di Singapura, Denada Curhat ke Maia Sisa Uangnya Cuma Rp200 Ribu: Cuma Nangis

"Itu nggak sekali dua kali kayak gitu, loh orang dua tahun nggak ada penghasilan tapi tinggalnya di sana. Jadi kalau udah kayak gitu aku udah nggak tau lagi mau ngapain dan emang aku nggak ada teman ngobrol, jadi cuma nangis aja sama Allah minta tolong sama Allah," tutur Denada.

 denada

Selama ini, Denada selalu melampiaskan segala keluh kesahnya kepada Allah SWT, terutama ketika bersujud di hadapan-Nya. Tak jarang, Denada menangis pilu ketika beribadah dan berdoa kepada Tuhan.

"Yang ku tahu saat aku sujud, itu jarak aku dekat banget sama Allah. Jadi setiap hari aku sujud, aku minta gitu, aku ngomong," ujar Denada.

Denada merasa bahwa pertolongan dari Sang Pencipta selalu datang tepat pada waktunya. Salah satunya ketika Denada harus membayar biaya rumah sakit untuk pengobatan sang anak. Dia mengaku benar-benar tak memiliki uang kala itu.

Namun siapa sangka, pada hari tersebut, tiba-tiba saja rezeki datang kepadanya. Ini tentu sebuah keajaiban yang diturunkan oleh Sang Pencipta.

"Itu nggak mudah buat aku secara mental untuk berada di situ. Tapi ya itu mba, pada harinya harus bayar, ada. Nangis aku sama Allah," jelas Denada.

Keajaiban selanjutnya yang dirasakan Denada adalah tawaran bekerja sebagai guru Zumba di Indonesia. Dia tak pernah menyangka bisa mendapat pekerjaan dalam waktu yang sangat singkat kala itu. Terlebih dia memang sangat membutuhkan sumber penghasilan demi membiayai kehidupan sang putri.

"Ya Allah ada aja. Tiba-tiba besoknya ada orang dari perusahaan sesuatu di Indonesia yang bilang minta Denada isi kelas zumba, private di company kita. Lusa, minggu depan," kata Denada.

Masih banyak keajaiban lainnya yang dirasakan Denada. Dia pun merasa sangat bersyukur memiliki Tuhan yang selalu siap menolongnya. Bahkan, dia juga diberi kekuatan untuk bisa bertahan hidup dan menghadapi masalahnya. Denada tak berhenti mengucap syukur sepanjang video.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini