Kritik Sekolah Online Hingga Sore, Deddy Corbuzier: Nggak Tambah Pintar tapi Mata Minus

Kevi Laras, Jurnalis · Senin 06 Desember 2021 01:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 33 2512332 kritik-sekolah-online-hingga-sore-deddy-corbuzier-nggak-tambah-pintar-tapi-mata-minus-yZ6mXkP3fB.jpg Deddy Corbuzier (Foto: IG Deddy Corbuzier)

JAKARTA - Deddy Corbuzier mengungkapkan bahwa jam sekolah anak masuk di Indonesia terlalu pagi dan terlalu sore pulangnya. Mengingat kondisi di tengah wabah COVID-19 membuat anak-anak belajar secara online sehingga waktu di depan layar lebih lama.

Hal ini lah membuat Deddy sebagai orang tua kurang setuju. Menurutnya bukan tambah pintar tapi membuat mata minus. Bukan tanpa alasan, Deddy merasakan sendiri karena anaknya Azka sekolah dari pagi hingga sore di depan layar gadget.

Baca Juga:

No WA Diblokir Raditya Dika, Deddy Corbuzier Ngamuk

Ditanya Deddy Corbuzier 'Anda Kadrun?', Anies Malah Tertawa

Deddy Corbuzier

"Iya contoh anak gua sekolah online dari jam 7 sampai jam 4 sore eh anda sekolahnya anak saya nggak tambah pinter kalau sampai jam 4 sore," kata Deddy dengan nada kesal menyentil Sekolah anaknya dalam podcastnya dikutip pada Minggu (5/12/2021)

"minus matanya anak saya depan komputer," jelasnya

Senada dengan Deddy, Jerome Polin juga mengkritik jam sekolah di Indonesia terlalu pagi. Jerome mengatakan hal ini ketika dirinya diundang dalam podcastnya mantan pesulap itu.

Menurut Jerome ini berbanding terbalik dengan saat dirinya di Jepang yang masih bisa mengobrol dengan teman sekitar jam 8-9nan.

"Kalau di Jepang aku masuknya paling pagi pas ngobrol sama teman -teman aku itu jam 9. Jam 8/9 nan. Kalau Indonesia itu jam setengah 7 itu pagi banget. Kalau nggak bangunnya harus jam 6/5 pagi. Itu terlalu pagi sih," ujar YouTuber muda ini

"Iya betul. Belum lagi pulangnya terlalu sore," jawab Deddy saat itu

Sebelumnya, Jerome mengungkapkan bermimpi jadi Menteri Pendidikan Indonesia. Tak disangka jam sekolah menjadi salah satu hal yang dikritik YouTuber ini. Alasan dirinya ingin jadi Menteri Pendidikan karena ingin berkontribusi buat negeri bahkan ia mengaku siap jika dipilih.

(aln)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini