Nia Ramadhani-Ardi Bakrie Didakwa Pasal Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 33 2510909 nia-ramadhani-ardie-bakrie-didakwa-pasal-penyalahgunaan-narkoba-jenis-sabu-4sChq0nfom.jpg Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. (Foto: Instagram)

NIA Ramadhani dan Ardi Bakrie didakwa pasal penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Begitupun dengan sang sopir, Zen Vivanto.

"Para terdakwa telah melakukan atau turut serta melakukan sebagai penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar, Kamis (2/12/2021).

Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan Zen Vivanto diduga mengonsumsi narkoba secara bersama-sama di sebuah rumah, di Jalan Metro Kencana 5, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dari hasil tes urine, ketiganya dinyatakan positif metamfetamina atau narkoba jenis sabu.

 NR

"Urine Zen 9 Juli positif metamfetamina, urine Nia 9 Juli positif metamfetamina, urine Ardi 9 Juli positif metamfetamina" beber Jaksa.

Jaksa membeberkan, pada Selasa, 6 Juli 2021, sekira pukul 22.00 WIB, Zen selaku sopir diminta oleh Nia Ramadhani untuk membeli sabu sebanyak satu paket beserta alat hisapnya yakni bong. Satu paket sabu tersebut rencananya akan dikonsumsi bersama-sama dengan Ardi Bakrie.

"Zen menyanggupi permintaan Nia dan Nia menyerahkan uang pembelian sebanyak Rp1,7 juta," imbuhnya.

Lebih lanjut, kata jaksa, setelah mengantungi uang Rp1,7 juta dari Nia Ramadhani, Zen menemui bandar sabu yang masih buron bernama Rio pada Rabu, 7 Juli 2021 sekira 03.00 WIB di daerah Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Ia kemudian membeli satu paket sabu beserta alat hisapnya.

"Setelah dapat, Zen kembali ke rumah Nia dan Ardi. Sekira pukul 08.00 WIB bertempat di Pondok Pinang, Zen menyerahkan paket sabu beserta bong kepada Nia. Setelah itu, mereka bersama-bersama mengonsumsi jenis sabu," bebernya.

Satu paket sabu tersebut kemudian digunakan oleh ketiganya secara bergantian dengan cara dihisap. Nia menyimpan alat hisap sabu. Sedangkan Zen, menyimpan sisa sabu bekas dipakai. Tak lama setelah itu, polisi mengamankan Zen beserta alat bukti sisa sabu bekas pakai.

"Sekira jam 15.00 WIB ketika Zen berada di depan rumah di Pondok Pinang, Zen ditangkap oleh petugas Polres Jakpus. Berhasil diamankan 1 plastik berisikan kristal putih narkotika jenis sabu. Bahwa setelah diinterogasi, Zen menyampaikan bahwa 1 plastik tersebut adalah milik Nia yang merupakan sisa pakai," ucapnya.

Atas perbuatannya, Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan Zen Vivanto didakwa telah melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang pengaturan pengenaan sanksi bagi pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri Juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini