Billie Eilish Minta Maaf Usai Tersandung Kasus Rasisme

Andaru Danurdana, Jurnalis · Selasa 22 Juni 2021 20:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 33 2429283 billie-eilish-minta-maaf-usai-tersandung-kasus-rasisme-aUMxAczwk6.jpg Billie Eilish (Foto: IG Billie Eilish)

JAKARTA – Kontroversi yang menimpa Billie Eilish pekan lalu karena ulah pacar barunya, Matthew Tyler Vorce, pernah menulis umpatan rasis dan homofobik di media sosial. Kini giliran masa lalu Billie yang terkuak oleh para fans. Ditemukan lewat sebuah video kompilasi, rupanya dulu Billie pernah mengucapkan umpatan rasis terhadap orang Asia.

Mendengar kabar ini, Billie pun mengaku bahwa umpatan rasis yang pernah diutarakan itu adalah sebuah lirik lagu yang sedang dinyanyikan, “ada sebuah video dimana aku menyanyikan lirik dari sebuah lagu yang pada saat itu tak kuketahui merupakan cercaan rasis bagi orang Asia,” tulisnya lewat Instagram story.

Baca Juga:

Lagu Baru Billie Eilish, Your Power Debut di Top 10 Billboard Hot 100

Punya Model Rambut Baru, Billie Eilish Menggoda dalam Balutan Lingerie Hitam

Billie Eilish

Billie Eilish mengatakan sebelumnya tak pernah mengetahui arti kata itu, “aku hanya pernah mendengar kata itu dari lagu itu dan aku tidak pernah mendengar siapapun di sekitarku mengucapkannya sebelumnya,” ujar pelantun lagu Bad Guy itu.

Setelah ditelusuri, lirik bernada rasis ini datang dari lagu tahun 2011 berjudul Fish yang dinyanyikan Tyler, The Creator, seorang rapper kulit hitam Amerika.

Tak hanya ucapan rasis terhadap orang Asia, namun ternyata di video kompilasi itu terdapat klip dimana Billie mengucapkan kalimat tidak jelas yang diinterpretasikan sebagai olokan terhadap bahasa asing.

Mengenai hal ini, Billie pun menjelaskan bahwa “itu adalah hal yang sering ku lakukan sejak kecil, mengucapkan kata-kata tidak jelas tanpa makna, ketika berbicara pada hewan peliharaan, teman, dan keluarga.” Billie menegaskan bahwa ucapan tidak jelasnya itu bukanlah olokan terhadap bahasa, aksen, dan budaya manapun.

Billie kemudian meminta maaf pernah mengucapkan hal-hal yang menyebabkan kesalahpahaman panjang ini.

“Bagaimanapun interpretasi kalian mengenai ucapanku, aku tidak pernah berniat melakukan hal yang menyakiti orang lain dan kini aku merasa sangat terpukul karena perbuatanku rupanya bisa menyinggung orang lain,” jelasnya.

“Aku percaya dan akan terus berusaha menggunakan media sosialku untuk berjuang demi inklusi, kebaikan, toleransi, ekuitas, dan ekualitas,” tulisnya menutup permintaan maafnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini