Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Korban Klaim Chintami Atmanegara Dukung Putranya Lakukan Penganiayaan

Adiyoga Priambodo , Jurnalis-Rabu, 09 September 2020 |17:17 WIB
Korban Klaim Chintami Atmanegara Dukung Putranya Lakukan Penganiayaan
Chintami Atmanegara. (Foto: IG @chintamiatmanegara)
A
A
A

JAKARTA - Deanni Ivanda, korban penganiayaan putra Chintami Atmanegara, Dio Alif utama memberikan pengakuan mengejutkan. Deanni menyebut Chintami mendukung anaknya melakukan pemukulan. Menurut versi Deanni, Chintami tampak bahagia saat melihat dirinya babak belur.

“Justru ibu Chintaminya bilang ‘syukurin lo, biar rasa itu sudah berdarah-darah’. Dia ngomong begitu,” ujar Deanni Ivanda di Jakarta, 8 September 2020.

Deanni Ivanda mengklaim jadi korban pemukulan oleh Alif. Sempat terlibat cekcok, Deanni kemudian mendapat pukulan dari Alif.

“Pertama itu saya dipukul di rahang dua kali, terus saya dibanting kena tangga,” jelas dia.

Chintami Atmanegara. (Foto: IG @chintamiatmanegara)

Deanni berdalih hanya membalas sindiran Chintami Atmanegara soal kebiasaan buruknya bangun siang. Tak terima disindir, Deanni lantas menyinggung kebiasaan Alif yang juga sulit bangun pagi.

“Beliau, ibu Chintami, berbicara pada saya untuk bangun pagi di situ untuk anak perempuan. Kemudian saya bilang, apa harus anak perempuan saja yang bangun pagi? Untuk laki-laki bagaimana? Di situ mungkin kesal pihak dari Alif,” paparnya. 

Baca juga:

Dugaan Penyebab Anak Chintami Atmanegara Lakukan Penganiayaan

Soal Kasus Penganiayaan Anak Chintami Atmanegara, Polisi Tunggu Hasil Visum

Deanni Ivanda pun melaporkan perbuatan anak Chintami Atmanegara ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 8 Agustus 2020. Dalam laporan Deanni, anak Chintami dikenakan dugaan penganiayaan dalam Pasal 351 KUHP.

(qlh)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement