Diundang Deddy Corbuzier, Ini Klarifikasi Putra Siregar soal Penangkapan Kasus Barang Ilegal

Lintang Tribuana, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 33 2254426 diundang-deddy-corbuzier-ini-klarifikasi-putra-siregar-soal-penangkapan-kasus-barang-ilegal-hCOOSULthh.JPG Putra Siregar di podcast Deddy Corbuzier.

JAKARTA - Putra Siregar, pemilik PS Store belakangan menjadi sorotan lantaran kabar dirinya ditangkap oleh Bea Cukai Kanwil DKI Jakarta terkait dugaan kasus jual beli ponsel ilegal lewat PS Store. Atas beredarnya kabar tersebut, Putra akhirnya membeberkan klarifikasi di podcast YouTube Deddy Corbuzier.

Putra membenarkan dirinya pernah ditangkap. Bukan baru-baru ini, melainkan pada 2017 silam. "Pernah (ditangkap), 2017," kata Putra seperti dikutip dari tayangan YouTube Deddy Corbuzier pada Kamis (30/7/2020).

Pengusaha asal Batam itu menuturkan dirinya ditangkap karena diduga memperdagangkan barang selundupan di PS Store. "(Ditangkap) Itu karena diduga atau diindikasi barang yang saya beli belum selesai pabeannya," ujarnya.

Putra Siregar.

Putra menyebut dirinya kooperatif dalam mengikuti kebijakan pemerintah serta Bea Cukai. Dia mengaku menyerahkan sejumlah aset kekayaannya.

"Saking kooperatifnya, saya titip uang sampai Rp500 juta," ujar Putra.

Baca juga:

Jual Beli HP Ilegal, Pemilik PS Store Ditangkap Bea Cukai

Deretan Artis Terima Endorse PS Store, dari Raffi Ahmad hingga Rizky Billar

Dia menambahkan, "Kalau saya memang merugikan negara, uangnya sudah ada di situ. Bahkan aset rumah dan rekening-rekening saya serahin,” ucapnya.

Putra mengaku terkejut karena berita penangkapan yang sebenarnya sudah lama terjadi tapi baru ramai diberitakan sekarang. "Itu di-framing seolah baru ditangkap, jadi semua teman-teman, saudara, relasi, (bertanya) 'kamu enggak kenapa-kenapa?'," ungkapnya.

Putra juga mempermasalahkan wajahnya yang sudah terpampang. Padahal, menurutnya, kasus jual beli barang ilegal itu masih berupa dugaan.

"Saya bukan pembunuh loh. Pembunuh aja mukanya disensor. Kok ini saya masalah yang masih diduga bahwa barang yang saya beli itu belum selesai pabean atau cukainya, muka saya dipampangin kayak gitu? " pungkasnya.

Seperti diketahui, Kanwil Bea Cukai DKI Jakarta mengumumkan melalui unggahan di Instagram soal PS (Putra Siregar) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait jual beli barang ilegal. Pada 23 Juli lalu, PS diserahkan ke Kejari Jakarta Timur dengan barang bukti 190 Handphone bekas berbagai merk dan uang tunai hasil penjualan sejumlah Rp61,3 juta.

Putra Siregar.

Selain itu, diserahkan juga harta kekayaan tersangka yang terdiri dari uang tunai Rp500 juta, rumah senilai Rp1,15 Milyar, dan rekening bank senilai Rp50 juta. Penyerahan tersangka bersama barang bukti itu dilaksanakan atas pelanggaran pasal 103 huruf d Undang-undang No. 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini