SEOUL - SBS menuliskan permohonan maaf kepada publik menyusul insiden penangkapan seorang sutradara drama akibat kasus penyerangan yang terjadi pada 1 Maret silam. Saat ini, stasiun TV asal Korea Selatan tersebut tengah menyelidiki kasus tersebut.
"Kami akan menanangani permasalahan itu sesuai dengan aturan yang berlaku di dalam perusahaan. Kami memohon maaf karena telah menyebabkan masalah," ujar SBS dalam keterangan resminya seperti dikutip dari Soompi, pada Jumat (6/3/2020).
SBS menegaskan, saat ini sang sutradara sedang tidak sedang menggarap proyek drama apapun. Tahun lalu, sutradara tersebut sempat mengarahkan drama yang mengisi slot tayang Senin dan Selasa.
Pada 5 Maret 2020, New Desk melaporkan, sutradara SBS itu ditangkap polisi atas tuduhan penyerangan dan penghinaan. Saat tengah mabuk, sang sutradara melemparkan botol kepada seseorang yang lewat di hadapannya.
Baca juga: Dihantui Virus Korona, Luna Maya Tetap Bekerja ke Luar Negeri
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, ini bukan kasus kriminal pertama yang dilakukan sutradara tersebut. Atas kasus penyerangan tersebut, polisi sempat meminta surat perintah penangkapan untuk si sutradara namun ditolak kejaksaan.*
(SIS)