JAKARTA - Pengumuman pasien virus Korona pertama di Indonesia pada 2 Maret 2020, berimbas pada munculnya oknum-oknum tak bertanggungjawab yang menjadi penimbun masker. Fenomena ini dinilai Gisella Anastasia sebagai hal yang wajar.
"Ya sudah wajar dari dulu Indonesia ada booming apa ditimbun. Kali ini, karena virus (yang ditimbun) masker dan hand santizer," ungkapnya saat dihubungi Okezone, pada Jumat (6/3/2020).

Kendati demikian, penyanyi yang akrab disapa Gisel itu menyayangkan tindakan penimbunan masker yang bertujuan untuk meraup keuntungan pribadi semata. Hal itu, menurut dia, sangat merugikan masyarakat yang memang membutuhkan.
Namun kondisi langkanya masker saat ini tak memengaruhi Gisel. Mantan istri Gading Marten itu memang memilih tak mengenakan masker sebagai proteksi virus korona karena sudah mendapatkan edukasi.
Baca juga: Waspada Virus Korona, Gisella Anastasia Ajari Gempi Rajin Cuci Tangan
"Dulu awal-awal pas lagi booming pakai, tapi setelah tahu, setelah di edukasi, enggak dipakai tuh maskernya. Kan sedang tidak sakit," tuturnya.
Diketahui sejak dua orang warga negara Indonesia terjangkit virus Korona, masker mendadak jadi barang langka di pasaran. Banyak oknum yang menjadi penimbun dan menjual masker dengan harga fantastis.*
(SIS)