nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jurus Peredam Baper dan Vitamin Peluntur Galau dari SkaScoot

Lintang Tribuana, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 23:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 24 205 2158025 jurus-peredam-baper-dan-vitamin-peluntur-galau-dari-skascoot-A0VTUeKOHR.jpg Band SkaScoot. Foto : Dokpri

Dikhianati orang tersayang memang bikin hati kita down dan hancur berkeping-keping. Ditikung sama sahabat sendiri, jelas bikin perasaan kita resah dan galau mengepung. Difitnah sama teman sekantor, udah pasti bikin pikiran kita kusut dan linglung. Dibully sama netizen di media sosial, bikin badan remuk kayak ditiban gunung. Terus, apa yang akan kita lakukan?

Santuy, brother. Seberat apapun masalahnya, jangan dibikin pusing. Bawa enjoy aja. Setajam apa pun cibiran orang, jangan baper. Kalem aja. Seremuk apapun perasaan kita, Asyikin Aja. Hidup itu simpel, jangan dibawa ribet. Hidup itu indah, jangan dibikin rumit. Hadapi setiap masalah dengan senyuman. Hadapi, introspeksi, dan jernihkan hati. Pasti kok, ketemu solusi.

Pesan positif ini yang dikumandangkan band SkaScoot lewat karya terbaru “Asyikin Aja”. Track kece bergenre ska punk ini bisa jadi vitamin penyembuh galau berkepanjangan. Apalagi buat kalian yang pernah punya sederet harapan besar, kemudian hangus dan pupus.

Setiap cerita terselip derita. Sembuhkan luka, terus berkarya, dan raih bahagia. Tidak ada perjalanan yang selalu mulus. Tidak ada perniagaan yang selalu surplus. Tidak ada kesuksesan diraih tanpa lebih dulu terjerumus. Semua ada proses sebelum mendapat bonus.

Single “Asyikin Aja” merangkum semua kegetiran dan kegelisahan banyak orang di era millennials. Contoh, para jomblo yang belum dapat partner untuk dibawa kondangan. Barisan patah hati yang langganan dikecewain sama pasangannya. Para suami atau istri yang terus disepelekan oleh mertuanya. Lalu, sejumlah musisi yang karyanya kurang dapat apresiasi.

Untaian Lirik yang Simpel, Namun Gampang Nempel

Band yang beranggotakan Wah (vokal), Danya (gitar), Gober (bass), dan Wadi (drum) mengemas lagu bertempo medium up ini dengan racikan lirik yang menggelitik dan asyik. Tujuannya sederhana. Mengubah segala emosi negatif menjadi aura positif. Buat para korban PHP, PHK, KDRT, atau cyber bullying, lagu ini pas banget untuk keep moving.

Coba deh resapi lirik pembukanya:

Tak gentar badai menghadang/ Tak peduli aral yang melintang/ Semangat terus ku kobarkan/ Dengan sedikit gerak dan perlahan//

Di sini ku masih berdiri/ Meski dengan sedikit amunisi/ Dan kini tiba saatnya/ Tunjukkan pada mereka//

Lirik yang santuy, sarat pesan moral. Seolah berkata-kata, bukan bernyanyi. Lagu ini menjadi kekuatan SkaScoot untuk memulai resolusi positif para penikmat musik di awal tahun 2020.

Pada bagian bridge juga ditopang oleh sederet magical words: Maju bersama, Terus berkarya, Jangan berhenti, dan Meraih Mimpi. Endingnya diperkuat oleh reffrain yang mengajak pendengar untuk selalu happy dan asyik.

Melanjutkan Mimpi yang Tertunda

Bukan tanpa alasan jika kuartet ska punk asal Jakarta ini membentuk band pada 30 Juni 2019. Para personelnya punya sisi histori yang kurang lebih mirip dalam perjalanan bermusik.

“Pertama, kami ada karena punya spirit besar untuk maju bersama. Kedua, kami sama-sama sempat enggak mau ngeband lagi. Tapi, begitu rasa bermusik ini hadir dengan keluarga baru, kami sepakat untuk melanjutkan mimpi-mimpi yang dulu tertunda,” buka Wadi.

Danya, yang dimandatkan untuk menciptakan lagu “Asyikin Aja”, menambahkan karya ini muncul berkat support besar dari orang-orang hebat di sekeliling (baca: Laskar Brod).

“Mereka support dan menyemangati kami untuk kuat, berdiri tegak, dan melangkah terus ke depan dengan pasti,” papar Danya.

Single pertama SkaScoot lebih bertutur tentang mereka yang sudah melukis harapan sangat tinggi, namun pada akhirnya sirna. Liriknya ngademin, lebih ke proses pengikhlasan.

Wah menyatakan diksi “Asyikin Aja” lebih nyurhatin kehidupan sehari-hari yang alangkah indahnya jika semua masalah enggak usah dibikin ribet. Teruslah berjalan, Asyikin Aja. Hasil curahan hati para personel kemudian diterjemahkan dengan baik oleh Danya.

Awalnya lagu ini hanya curahan hati, true story. "Intinya, kita pasti pernah merasakan ditinggal sama seseorang. Mungkin itu teman atau pasangan. Buat apa itu dijadikan beban. Justru hal tersebut bisa dijadikan motivasi untuk ke arah yang lebih baik lagi,”ujar Danya.

Lagu cihuy ini sebagai anthem penyemangat hidup dan membiasakan untuk positive thinking.

“Ketika kamu merasa diabaikan orang lain, jangan dibalas dengan hal negatif. Buka mata dan hati mereka, caranya tunjukkan bahwa kita bisa berkarya jauh lebih baik. Meski hanya berbekal sedikit amunisi, kami terus berjuang untuk menggapai mimpi,” lontar Wah yang bilang jika lagu “Asyikin Aja” rampung hanya dalam waktu 3 minggu.

Pertemuan keempat personel ini rada unik, tak ada obrolan soal keinginan membentuk band. “Awalnya saya ketemu dengan Wah untuk garap project YouTube tentang vespa yaitu Cespa Channel. Kebetulan kami sama-sama hobi vespa. Project jalan dan kami dipercaya menjadi media partner sebuah acara besar vespa, bertajuk Scooter Enjoy Jakarta,” imbuh Wadi.

Lahirlah jingle ciamik bertajuk “Berveska”. Tak disangka, lagu yang juga mejeng di kanal YouTube SkaScoot ini disambut hangat. Wadi dan Wah bertutur panjang lebar jika banyak orang yang menyarankan agar karya tersebut untuk bisa naik kelas.

“Benar juga. Setelah itu, saya dan Wah bergegas mencari personel. Saya kenalkan Danya, teman ngeband di Platina Geser. Selanjutnya, pertemuan tidak disengaja dengan Gober, eks bassist The Produk Gagal, saat mengambil dokumen di kantor saya. Ketika saya uraikan akan membentuk band, dia sepakat. Ya udah, langsung gas deh,” tutur Wadi dan Wah.

Dalam waktu dekat, SkaScoot akan meluncurkan mini album yang berisi lagu-lagu keren dan punya segudang pesan moral positif di dalamnya. Tunggu tanggal mainnya pada 20-02-2020.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini