JAKARTA - Aktris dan penyanyi Cinta Laura menyambut 2020 dengan sederet rencana positif. Salah satunya, melanjutkan pendidikan pascasarjana di jurusan administrasi bisnis.
Namun menurut sang ibu Herdiana Kiehl, Cinta belum menentukan universitas mana yang akan ditujunya. "Tapi sudah ada pilihan. Kalau enggak Harvard ya Oxford," ujarnya kepada Okezone, pada 3 Januari 2019.

Bukan tanpa alasan Cinta Laura memilih jurusan bisnis. Dia mengaku, ingin masa depan terjamin setelah tak lagi menjadi artis.
"Jadi artis itu paling hanya bertahan sampai usia 40 tahun. Setelah itu, kebanyakan redup. Jadi dari sekarang, harus sudah mulai memikirkan untuk berbisnis yang dibarengi dengan ilmu," tuturnya.

Baca juga: Cinta Laura Akui 2019 Jadi Tahun yang Menantang
Saat ini, Cinta Laura sudah menjalankan bisnis pakaian olahraga hingga perawatan kulit Korea. Selain pemilik saham, Herdiana mengaku, putrinya juga menjadi brand ambassador kedua lini bisnisnya tersebut.
Karier Akting dan Musik
Selain bisnis, Cinta Laura juga masih akan fokus bermusik tahun ini. Sementara soal akting, Herdiana mengaku, putrinya belum bisa menjanjikan apapun saat ini.
"Cinta bukan orang yang suka mengumbar kalau belum pasti. Rencana akting ada, tapi belum bisa kasih informasi lebih lanjut. Karena mungkin ada kendala atau bisa jadi batal," paparnya.

Sederet rencana tersebut, tentunya mendapat dukungan dari orangtua Cinta Laura. Herdiana, sang putri sebagai perempuan kuat meski sempat diterpa kabar tak sedap.
"Bersedih pasti, tapi enggak mungkin ditunjukkan ke semua orang. Cinta itu cepat bangkit, makanya dia sudah bisa bikin rencana seperti itu," jelas Herdiana.
Untuk memberikan ketenangan kepada sang putri, Herdiana membiarkan Cinta Laura menikmati liburan bersama teman-temannya. Jepang, menjadi destinasi penyanyi 26 tahun itu menghabiskan liburan akhir tahun.

"Pergi sama teman-teman gym ke Disneyland. Jadi biarkan dia bersenang-senang, sebelum kembali ke Jakarta dengan rutinitas yang padat," sambungnya.*
Baca juga: Lina Mantan Istri Sule Tutup Usia karena Serangan Jantung
(SIS)