Euphoria, Pemanis di Tengah Hingar Bingar Musik Cadas Medan

Lidya Hidayati, Jurnalis · Kamis 18 Juli 2019 03:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 18 205 2080347 euphoria-pemanis-di-tengah-hingar-bingar-musik-cadas-medan-MvG6AwJDSf.jpg Adilta Ginting, Pemilik Euphoria RockStore. (Foto: Okezone/Lidya Hidayati)

MEDAN - Dibanding genre lain, musik beraliran keras mungkin terbilang segmented. Namun, aliran ini  memiliki penggemar yang tak bisa dianggap remeh. Karena itu dibutuhkan perlakuan khusus untuk membuat genre ini tetap eksis di Indonesia.

Alasan inilah yang tampaknya mendasari Adilta Ginting mendirikan Euphoria RockStore, pada 2011. Bisnis ini bergerak di bidang merchandise dan clothing store yang menyasar para pecinta musik cadas di Medan, Sumatera Utara.

Adilta Ginting pemilik Euphoria RockStore saat berbicang dengan awak media. (Foto: stun.inc)

Baca juga: Gara-Gara Bottle Cap Challenge, Salman Khan Dituding Murtad 

“Euphoria awalnya cuma membuat merchandise untuk band-band lokal beraliran metal, hardcore, dan punk. Keberadaan Euphoria merupakan upaya untuk membantu komunitas musik keras di Medan agar lebih berkembang ke depannya,” ujarnya kepada awak media di Medan, Sumatera Utara, pada 17 Juli 2019.

Sekitar 8 tahun berbisnis merchandise band-band beraliran cadas, Adilta tak menampik, keuntungannya kalah besar dari bisnis kuliner. “Soal untung, sebenarnya sudah lebih dari cukup. Tapi kan ini tak melulu soal pendapatan. Yang pasti, saya senang berbisnis di bidang ini,” katanya menambahkan.

Selama 8 tahun terakhir, Adilta mengungkapkan, toko merchandise miliknya sudah melayani permintaan dari 50 band lokal. Cranium dan Fingerprint adalah dua dari puluhan band cadas tersebut.

Adilta menambahkan tak asal memilih band untuk menjadi kliennya. Dia memasang syarat yang harus dipenuhi band-band tersebut. Syaratnya, mereka harus memiliki karya, baik itu dalam bentuk single ataupun album.

Euphoria RockStore telah melayani merchandise sekitar 50 band cadas lokal selama 8 tahun terakhir. (Foto: Okezone/Lidya Hidayati)

Baca juga: Samuel Kim Bungkam soal Insiden Pembunuhan sang Ayah 

Dia memprediksi, bisnis yang digelutinya itu akan berkembang seiring pasar musik underground yang semakin mentereng. “Pasar musik cadas memang segmented. Saya diuntungkan dengan kondisi tak banyak kompetitor di market ini,” ungkap lulusan Universitas Sumatera Utara ini.

 Adilta Ginting memprediksi bisnis merchandise band-band cadas lokal akan berkembang ke depannya. (Foto: Okezone/Lidya Hidayati)

Adilta dan Euphoria RockStore akan menunjukkan dukungannya pada musik rock nasional dengan terlibat dalam gelaran Magnumotion 2019 - Mantap Melangkah. Digelar di Pekan Raya Sumatera Utara, pada hari ini (18/7/2019), konser musik itu akan menghadirkan Slank sebagai bintang utama.*

1
2
BERITA FOTO
+ 8

Ketika Menteri Susi Tampil Satu Panggung dengan Slank pada Konser Menghadap Laut

Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti (tengah) bersama grup band Slank tampil pada Konser Menghadap Laut di kawasan Pantai Pandwawa, Bali, Senin 29 Oktober 2018.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini