JAKARTA – Penyanyi Adhitia Sofyan mengungkapkan realita yang dialami oleh para musisi indie. Sebagai musisi yang juga konsisten di jalur indie untuk memproduksi karyanya, Adhitia pun jelas mengetahui kehidupan karier rekan yang juga mengambil jalan sama.
Meskipun tak terlalu terkenal lantaran jarang terlihat di televisi, namun menurut Adhitia, dari sisi keuangan, musisi indie pun dapat dikatakan memiliki pendapatan tinggi. Ini lah stigma yang sedang berusaha diluruskan oleh pelantun lagu Sesuatu di Jogja.
Baca Juga:
Alasan Kimmy Jayanti Enggan Pindah Agama demi Pasangan
Luna Maya Beberkan Detail Hubungannya dengan Faisal Nasimuddin

“Mereka tidak banyak orang tahu tapi duitnya banyak kok,” ujar Adhitia Sofyan saat menyambangi redaksi Okezone di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).
Meskipun musisi indie dapat disebut tak seterkenal para penyanyi yang sering tampil di televisi, namun keuangan mereka sudah dapat dikatakan terjamin. Menurut Adhitia, untuk musisi indie dengan reputasi baik, mereka dapat manggung 15 kali dalam 1 bulan.
Hal itu didukung dengan maraknya festival musisi indie di Tanah Air. Musisi asal Bandung itu pun membocorkan rata-rata penghasilan para musisi indie yang sudah memiliki reputasi baik.
“Setiap bulan anak-anak indie bisa manggung 15 kali, itu yang saya lihat. Mereka bisa manggung 10-15 kali. Mereka yang hits bisa sampai manggung satu bulan 15 kali dan mungkin aja dari satu kali manggung, mereka bisa dapat 10-20 juta per orang,” tambahnya.
“I have money meskipun enggak seterkenal penyanyi yang sering tampil di TV, mereka ada duit. Jadi bukan berarti musisi itu miskin, mereka cukup nyaman untuk hidup,” sambung pengisi soundtrack film Kambing Jantan ini.
Lewat jalur indie, Adhitia Sofyan pun dapat menunjukkan eksistensinya selama kurang lebih 10 tahun berkarya. Saat ini, pria 41 tahun ini baru saja merilis album baru bertajuk Chronicles of You yang berisi 7 lagu.
(aln)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri