nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anang Hermansyah & Konferensi Meja Potlot Batalkan RUU Permusikan

Rena Pangesti, Jurnalis · Jum'at 15 Februari 2019 18:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 15 205 2018522 anang-hermansyah-konferensi-meja-potlot-batalkan-ruu-permusikan-6qCwxjNowb.jpg Anang Hermansyah dan Ashanty (Foto: Instagram)

JAKARTA – Anang Hermansyah akhirnya menyetujui untuk membatalkan Rancangan UU Permusikan yang pada saat ini menjadi polemik di kalangan musisi Tanah Air.

Keputusan untuk menolak RUU ini berdasarkan hasil kesepakatan dalam pertemuan yang dinamakan Konferensi Meja Potlot, Kamis (14/2/2019) di markas Slank, Jakarta Selatan.

Baca Juga:

Intip Romantisme Raisa dan Hamish Daud saat Rayakan Hari Valentine di Rumah Sakit

Punya Anak, Andika 'Kangen Band' Hanya Tanggungjawab soal Susu dan Popok

Konferensi Meja Potlot

Pertemuan yang digagas oleh Slank ini dihadiri oleh anggota DPR RI Fraksi PAN Komisi X, Anang Hermansyah dan Glenn Fredly yang mewakili Kami Musik Indonesia. Keduanya menjadi mediator antara musisi yang menolak dan pemerintah sebagai penggagas Undang-Undang.

Selain Anang Hermansyah dan Glenn Fredly, hadir pula perwakilan seniman yang menolak RUU Permusikan. Mereka diantaranya: Edy Khemod, Endah Widiastuti, Ricky Siahaan, Ramondo Gascaro, Wendi Putranto, Che Cupumanik, Nadia Yustina, M. Asranur hingga Soleh Solihun.

Dalam rilis yang disebar oleh Glenn Fredly melalui instagramnya, menjelaskan jika hasil pertemuan tersebut menjabarkan apa yang menjadi keinginan mereka selain untuk membatalkan RUU Permusikan. Yaitu dengan menggelar Musyawarah Musik Indonesia sebagai wadah aspirasi hingga mencari solusi atas permasalahan di industri musik.

Penjabaran atas tiga kesepakatan tersebut diantaranya :

1. Mendesak DPR agar dengan segera melakukan pembatalan RUU Permusikan beserta seluruh proses yang tengah dijalankan di parlemen pada saat ini, sembari menunggu dilaksanakannya Musyawarah Musik Indonesia.

2. Menggelar Musyawarah Musik Indonesia yang dihadiri para pemangku kepentingan dari Sabang sampai Merauke dengan agenda utama di antaranya menyerap aspirasi sekaligus menyepakati atau tidak menyepakati dibentuknya aturan tertulis yang akan mengatur tata kelola industri musik Indonesia.

3. Melakukan pemetaan ulang permasalahan yang sedang terjadi saat ini di industri musik Indonesia sebagai salah satu cara untuk mencari solusi terbaiknya.

Menanggapi kesepakatan ini, Anang mengarakan akan membawa hasil tersebut kepada Parlemen untuk selanjutnya memperjuangkan rekan musisinya terhadap kebebasan bermusik di Indonesia.

“Sebagai wakil rakyat, aspirasi ini tentu akan saya bawa ke Parlemen. Saya akan mengajukan surat penarikan RUU Permusikan ke Pimpinan DPR, selanjutnya agar dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku” jelas Anang.

(aln)

BERITA FOTO
+ 7

RUU Permusikan Menjadi Polemik, Anang Hermansyah Angkat Bicara

Musisi sekaligus anggota DPR Anang Hermansyah menghadiri diskusi terkait RUU Permusikan di Jakarta.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini