Salah satu alasan terkuatnya ialah karena acara tersebut tidak sukses di pasaran dan menimbulkan kerugian bagi pihak YG Entertainment. “Apabila MIXNINE sukses, tidak akan terjadi hal seperti pembatalan debut ini," ujar perwakilan kuasa hukum YG Entertainment seperti dilansir dari Soompi, Rabu (31/10/2018).
Sumber tersebut menambahkan, "Karena acara ini tidak menunjukkan hasil yang baik, jadi kami sangat menyesal. YG Entertainment juga mengalami banyak kerugian akibat program tersebut.”

Lebih lanjut, kuasa hukum YG Entertainment menjelaskan bahwa agensi pimpinan Yang Hyun Suk itu sudah berusaha keras untuk menciptakan album dalam waktu 4 bulan agar grup bisa segera didebutkan. Namun ternyata, untuk menghasilkan album dalam tenggat waktu tersebut bukanlah hal mudah.
Terlebih, YG Entertainment harus berdiskusi dengan beberapa agensi berbeda dari masing-masing member pemenang MIXNINE. “Kami mengungkapkan kepada agensi-agensi itu bahwa YG Entertainment biasanya membutuhkan waktu 3 tahun untuk persiapan dan promosi artis baru,”imbuh kuasa hukum YG Entertainment tersebut.
Namun tentu, tawaran itu tak sepenuhnya diterima baik oleh beberapa agensi. Mereka menilai masa persiapan dan promosi selama 3 tahun itu dinilai terlalu lama. Sedangkan, masing-masing member MIXNINE harus kembali ke agensi masing-masing.
