"Jujur aku enggak punya persiapan apa-apa karena datangnya si menstruasi itu juga mendadak. Paling cuma bisa ngerasain aja sambil sabar dalam hati," lanjutnya.
Perjuangan Pat untuk bisa memanjat tebing berbatu itu memang perlu usaha keras. Dimana keadaannya panas terik hingga tinggi bebatuan itu bisa mencapai tinggi setara dengan rumah dua setengah lantai.
"Butuh waktu hampir setengah jam untuk bisa naik kesana. Dengan keadaan bebatuan yang berliku. Anginnya juga kenceng banget, mau nyerah tapi enggak bisa juga. Ya udah jalanin, akhirnya bisa sampai di atas," ungkap Pat.