nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marak Kekerasan pada Hewan, Begini Komentar Pedas Melanie Subono

Chyntia Sami Bhayangkara, Jurnalis · Kamis 19 Juli 2018 06:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 19 33 1924287 marak-kekerasan-pada-hewan-begini-komentar-pedas-melanie-subono-mvZKRUmZ4s.JPG Melanie Subono (Foto: Okezone)

JAKARTA – Sebagai seorang pencinta hewan, Melanie Subono sangat prihatin dengan fenomena yang terjadi belakangan ini. Marak terjadi kekerasan terhadap hewan yang dilakukan langsung oleh manusia sudah tidak bisa dibiarkan lagi.

Menurut wanita berusia 41 tahun ini, di zaman milenial ini sedikit orang yang masih menaruh perhatian lebih terhadap hewan peliharan, seperti anjing. Manusia yang seharusnya merawat hewan peliharaan justru menjadi pelaku yang kerap melakukan kekerasan terhadap hewan itu sendiri.

 Baca juga: Menikah Tahun Ini, Baim Wong Lepas Gelar Presiden Jomblo

Rendahnya perhatian manusia terhadap hewan pun membuat Melanie menilai jika manusia kini justru telah menjelma menjadi spesies yang paling kejam yang telah diciptakan oleh Tuhan.

 

“Spesies yang paling kejam adalah manusia. Spesies ciptaan Tuhan yang katanya dilengkapi otak, hati, dan segala macem paling lengkap justru jadi spesies terkejam,” ujar Melanie dalam tayangan Hotman Paris Show di Inews, Rabu (18/7/2018).

Pengalaman buruk pun pernah dialami oleh Melanie. Ia terpaksa kehilangan anjing kesayangannya saat dititipkan di Yayasan Animal Defender akibat kelalaian dan penelantaran pada pertengahan 2017.

Kasus itu pun berlanjut hingga ke meja persidangan. Bahkan, berawal dari laporan Melanie itu, fakta-fakta baru terkuak bahwa ternyata yayasan tersebut terlibat beberapa kasus penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Bahkan, kasus yang dialami oleh Melanie ternyata menjadi perhatian bagi tiga kementerian sekaligus. Kementerian itu mengeluarkan dukungan penuh atas penuntasan kasus Melanie yang hingga kini masih ditangani pihak kepolisian.

“Tiga kementerian keluarin dukungan, ada Kemensos karena keluarin dana ilegal, Kemenkumham karena mereka keluarin surat palsu, Kemenaker karena mereka memberikan gaji dibawah UMR dan tanpa BPJS,” kata Melanie,

 

Belajar dari pengalaman itu, Melanie pun menyadari bahwa masih ada banyak celah hukum di Indonesia dalam hal perlindungan hewan yang masih kurang.

“Ini ada bagusnya membuat kita sadar oh ternyata ada banyak celah hukumnya terutama di kesatuan domestik, yang dilindungi aja masih bolong, ini masih pelajaran banyak celah, banyak PR yang mesti dikerjain,” ungkap Melanie.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini