nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Disebut Anak Durhaka, Eza Gionino: Saya Hanya Ingin Menikah

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 17:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 11 33 1920985 disebut-anak-durhaka-eza-gionino-saya-hanya-ingin-menikah-aoJDnog6b7.jpg Eza Gionino (Foto: Okezone)

JAKARTA - Aktor tampan Eza Gionino dan ibundanya, Ruch Gaya, diketahui tengah berada dalam kondisi kurang baik. Tak menerima permintaan pemeran sinetron Aku Bukan Ustadz untuk merestui pernikahannya dengan Meiza Aulia Coritha, Ruch Gaya pun sempat menyebut bahwa putranya adalah seorang anak durhaka.

Menanggapi pernyataan ibundanya, pria 28 tahun tersebut kembali bertanya mengenai apa definisi dari durhaka. Sebab menurut Eza, dirinya bukanlah anak durhaka, lantaran meninggalkan orangtuanya ditempat aman serta nyaman, yang merupakan hasil dari jerih payahnya dalam bekerja.

 

"Saya pengin tanya, saya durhaka seperti apa? Kalau konotasi durhaka menurut saya, enggak tahu kalau orang lain, kalau durhaka menurut saya, saya usir ibu saya dan semua orang dari rumah, dan saya hidup dengan keinginan saya sendiri. Itu baru saya durhaka," ujar Eza Gionino yang ditemui dikawasan Harjamukti, Depok, Jawa Barat, Rabu (11/7/2018).

Baca Juga: Abdul Idol Prediksi Belgia Melenggang ke Final Piala Dunia

"Ini saya tinggalin rumah, tinggalin semuanya, saya enggak bawa apa-apa. Cuma bawa baju-baju untuk syuting saya. Satu pun barang enggak ada saya bawa. Saya pergi dari rumah bukan berniat meninggalkan ibu saya, tidak. Sumpah demi Allah," sambungnya.

Ia kembali menyatakan bahwa kepergiannya dari rumah sejak kurang lebih satu bulan lalu, bermaksud untuk membuat ibundanya mengerti bahwa dirinya adalah seorang anak yang memiliki usia yang sudah cukup pantas untuk menikah. Bahkan kepergiannya meninggalkan rumah ia akui lantaran sudah tak sanggup lagi menyatukan ibundanya dengan sang calon istri, lantaran sang ibu memiliki keinginan untuk menjodohkan Eza dengan wanita pilihannya.

"Terakhir saya mau pergi dari rumah, karena di saat terakhir kali saya bilang 'Ma, Eza mau nikah sama Eca', mama langsung marah," ucapnya.

 

"Saya berusaha untuk mengerti, karena saking sayangnya saya sama mama saya, dua tahun saya berjuang untuk menyatukan mama dan Eca. Dua tahun bukan waktu sebentar dan selama dua tahun itu saya harus bekerja dan banting tulang untuk keluarga. Selama di pekerjaan saya saya harus senyum. Berat itu berat sekali," tandasnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini