nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pledoi Ditolak, Keluarga Tetap Minta Tio Pakusadewo Direhabilitasi

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Jum'at 06 Juli 2018 13:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 06 33 1918800 pledoi-ditolak-keluarga-tetap-minta-tio-pakusadewo-direhabilitasi-XjFmAy6P9l.jpg Tio Pakusadewo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penolakan nota pembelaan (pledoi) Tio Pakusadewo oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang replik kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 5 Juli 2018 mendapat respons dari pihak keluarga. Salah satunya datang dari Patrisha Beatrice, putri Tio Pakusadewo.

Baca Juga: Syahrini Komentar Pedas soal Lagu 'Lagi Syantik', Pencipta Lagu Ogah Ribut

Ditemui usai sidang, Patrisha merasa penolakan atas pledoi Tio tidak memenuhi unsur keadilan. Menurutnya, Tio hanyalah korban penyalahgunaan narkoba yang jauh lebih pantas mendapat hukuman rehabilitasi.

"Sebenarnya kita cuma mau, sudah papa direhabilitasi. Karena penjara bukan tempatnya. Dia bukan pengguna, tapi korban," tutur Patrisha Beatrice.

Tio Pakusadewo & keluarga sebelum sidang

Diakui Patrisha, dirinya sangat sedih melihat kondisi sang ayah di tahanan. Meski juga kecewa lantaran Tio terseret kasus narkoba, Patrisha tetap merasa iba dengan situasi yang harus dihadapi ayahnya.

"Anak perempuan pasti sedih lah. Anak mana yang mau lihat orangtuanya, apalagi ayahnya seperti itu," aku dia.

Tio Pakusadewo

Sayang, Patrisha juga tidak dapat berbuat banyak dalam memperjuangkan nasib Tio. Dia hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk sang aktor kawakan.

"Selalu bilang ke papa, ayo kita bareng-bareng doain papa yang terbaik, semuanya akan baik-baik saja," tutup Patrisha.

Tio dituntut enam tahun penjara dan denda Rp800 juta atas penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Hal itu jauh dari harapan pihak keluarga yang berharap Tio hanya mendapat hukuman rehabilitasi.

Baca Juga: Sedang Tayang, Ini 4 Fakta Unik Ant-Man and The Wasp

Tio Pakusadewo terseret perkara narkoba usai ditangkap di kediamannya di kawasan Ampera, Jakarta Selatan pada Desember 2017. Dari hasil penangkapan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tiga klip plastik kecil berisi sabu.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini