JAKARTA – Nama Bowo Alpenliebe mendadak menjadi perbincangan hangat oleh para warganet. Remaja berusia 13 tahun itu menjadi terkenal lewat kepiawaiannya dalam memainkan aplikasi video lip-sync Tik Tok.
Tak sedikit penggemarnya yang kebanyakan dari kalangan remaja ini begitu mengidolakan sosok Bowo. Namun tak sedikit pula para warganet yang mencibir Bowo lantaran dianggap ingin menempuh jalan pintas menjadi seorang artis.
Berbagai dukungan pun diberikan kepada Bowo, seperti yang dilakukan oleh sederetan artis berikut. Mereka mengaku sangat prihatin dengan bentuk bullying yang ditujukan pada Bowo yang masih anak-anak itu. Terlebih, beberapa kalimat bullying yang ditujukan kepada Bowo dinilai sangat kejam dan berpotensi mengganggu psikologis Bowo.
Siapa saja ya artis Tanah Air yang memberikan dukungan penuh kepada bocah bernama asli Prabowo Mondardo? Berikut ulasannya untuk Anda.
1. Young Lex
Rapper Young Lex menjadi salah satu artis yang sangat mengecam aksi bullying yang ditujukan pada Bowo. pria berusia 26 tahun itu mengetahui betul bagaimana perasaan Bowo mendapatkan serangan bullying melalui media social. Pasalnya, Alex juga sering mendapatkan bullying.

Bagaimanapun juga, menurut pelantun ‘Nyeselkan’ itu, aksi bullying sangat tidak pantas untuk dilakukan. Terlebih jika bullying itu ditujukan kepada anak-anak yang belum memiliki emosi stabil seperti Bowo. Alex pun siap menjadi mentor bagi Bowo dan berbagi pengalaman dalam mengatasi serangan dari para haters.
“Kalimat bully yang diterima itu kejam dan jahat. Dengan solusi di-bully dia bisa punya sikap yang dendam mungkin karena dia belum stabil dan masih anak-anak. Makanya dia harus ada yang membimbing,” ungkap Alex.
2. Anji
Fenomena Meet and Greet berbayar yang dilakukan oleh Bowo sempat menuai kontroversi. Banyak yang menilai hal itu tak pantas dilakukan hingga akhirnya berujung pada bullying yang ditujukan kepada Bowo. Namun dengan bijak, penyanyi Anji memberikan pandangannya tersendiri.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Youtube miliknya, Anji mengungkapkan bahwa konsep Meet and Greet berbayar itu sah-sah saja. “Meet and greet berbayar? Itu sah – sah saja, mengapa? Karena ada demand (permintaan). Mereka yang mampu dan mau membayar Rp100 ribu sampai satu juta ya enggak apa – apa,” ungkap Anji.