nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Setelah 22 Tahun, Misteri Pembunuhan Tupac Shakur Terungkap

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Selasa 03 Juli 2018 17:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 03 33 1917338 setelah-22-tahun-misteri-pembunuhan-tupac-shakur-terungkap-uiOnVhV4p2.jpg Tupac Shakur (Foto: Billboard)

LOS ANGELES - Misteri pembunuhan rapper legendaris Tupac Shakur akhirnya terkuak. Salah satu orang yang dikabarkan terlibat dalam kasus pembunuhan ini pada akhirnya mengungkapkan siapa yang menembak Tupac tepat di dada sebanyak empat kali.

Misteri yang sudah terjadi selama 22 tahun tersebut terungkap setelah Netflix memutuskan untuk membuat film mengenai kematian dari Tupac. Sutradara dari film tersebut berhasil mendapatkan kesaksian dari Crips Keefe D, yang merupakan salah satu orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut.

(Baca Juga: Jalani Sidang tanpa Didampingi Ibunda, Dhawiya Tetap Bahagia)

(Baca Juga: Bagi Angga Dwimas Sasongko, Kampanye Asian Games Penuh Muatan Politis)

Tupac Shakur, Foto: Billboard

Dia mengaku jika sang pembunuh telah meninggal beberapa tahun yang lalu. Oleh karenanya, dia pun mau mengungkap siapa pembunuh dari Tupac.

"Saya adalah gembong Compton, pengedar narkoba, saya satu-satunya orang yang masih hidup yang dapat benar-benar bercerita tentang pembunuhan Tupac," kata Keefe, seperti dikutip dari laman NME, Selasa (3/7/2018).

“Orang-orang telah mengejar saya selama 20 tahun, dan saya sekarang keluar karena saya menderita kanker. Dan saya tidak akan kehilangan apa pun. Yang saya pedulikan sekarang adalah kebenaran," ungkapnya.

Saat diwawancara, Keefe mengungkap jika dirinya pada saat itu ada di mobil yang sama dengan sang pembunuh. Dia mengaku, sang penembak ada di kursi belakang. Dia pun tak boleh mengungkap nama sang pembunuh karena alasan khusus.

“Saya tidak bisa mengungkapkannya saat itu karena itu merupakan ‘peraturan jalanan,” jelasnya.

Tupac Shakur, Foto: Wenner Media

Sang Produser eksekutif, Kyle Long menambahkan bahwa dia yakin polisi perlu mengejar Keefe D sehubungan dengan pembunuhan itu.

"Dia tampil di televisi dan mengaku menjadi pembantu untuk pembunuhan dan Kepolisian Las Vegas, sejauh yang saya tahu, tidak melakukan apa-apa. Aku hanya berpikir itu keterlaluan," lanjutnya.

Sekedar informasi, Tupac menjadi korban penembakan di Las Vegas bersama Suge Knight dari Death Row Records. Kala itu, keduanya ada di mobil BMW berwarna hitam, sedangkan sang penyerang berada di Cadillac putih.

Setelah terjadi penembakan, Tupac yang tertembak sebanyak empat kali di dada dilarikan ke University Medical Center, tepat pada 7 September 1996. Dia kemudian mendapatkan operasi kedua untuk membuat keadaannya stabil.

Namun sayang, pada 13 September, nyawa Tupac tak terselamatkan. Dokter mengabarkan bahwa Tupac meninggal dikarenakan luka yang diterimanya akibat serangan brutal tersebut.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini