nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saksi Mata Bongkar Kisah di Balik Pelecehan Seksual Jang Ja Yeon

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 29 Juni 2018 21:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 29 33 1915887 saksi-mata-bongkar-kisah-di-balik-pelecehan-seksual-jang-ja-yeon-oyfHQUQT1C.jpg Jang Ja Yeon (Foto: Soompi)

SEOUL - Kasus budak seks aktris Boy Before Flowers, Jang Na Yeon kembali mencuat. Pada 28 Juni 2018, program berita Newsroom, di JTBC, mendatangkan seorang saksi tentang kasus berujung bunuh diri tersebut. Ia adalah rekan satu agensi Jang, Miss Yoon.

"Saat itu aku memberikan kesaksian yang konsisten, tetapi mereka hanya menerima klaim pelaku. Pada waktu itu memang ada tokoh bisnis dan politik hadir ditempat itu," tutur Miss Yoon, seperti dilansir dari Soompi, Jumat (29/6/2018).

Dia melanjutkan, "Mereka membuat pernyataan yang melecehkan secara seksual seperti "Seorang wanita harus cantik," tetapi tidak ada yang menahannya. Ada juga saat-saat pelecehan seksual secara fisik terjadi. Ada dua hingga tiga kali di mana mereka memaksa Jang Ja Yeon duduk, saat ia mencoba untuk bangun."

Baca Juga: Gara-gara Komentarnya, Nayeon 'TWICE' Digosipkan Pacari Member BTS

Jang Ja Yeon

Lebih lanjut, Miss Yoon mengaku jika ia merasa bersalah tidak dapat memperbaiki ketidakadilan yang seharusnya diterima oleh Jang Ja Yeoon. "Aku menceritakan semuanya, tetapi ketika aku melihat bahwa kasua itu disembunyikan, aku menjadi takut," katanya mengaku.

Seperti diketahui sebelumnya, pada Februari 2018, petisi Blue House, yang isinya mendesak jaksa penuntut untuk menyelidiki kembali kasus Jang Ja Yeon dimulai dan ditandatangani lebih dari 230.000 orang. Tuntutan tersebut akhirnya terjawab pada 5 Juni 2018.

Kementerian Hukum Korea Selatan telah menunjuk jaksa penuntut untuk membuka kembali kasus Jang Ja Yeon dan menyelidiki kasus paling menghebohkan negara pada dekade ini. Kasus ini memiliki waktu dua bulan sebelum batasannya berakhir.

Jang Ja Yeon ditemukan tewas oleh kakak perempuannya pada 7 Maret 2009. Ia meninggalkan surat kematian yang kontroversial yang membuat fansnya makin bersedih. Hal ini lantaran Jang Ja Yeon menulis surat bunuh diri sebanyak 7 halaman, yang berisikan 31 nama dan hal yang dia alami sebagai aktris rookie. Lengkapnya, dia dipaksa untuk melayani secara seksual para petinggi hiburan Korea Selatan. Dia diancam jika menolak untuk melakukan hal tersebut.

"Aku dikurung di kamar dan dipukuli tanpa henti. Aku tidak menghasilkan banyak uang sebagai rookie, tapi aku harus bertanggung jawab membayar gaji manajer," ungkap Jang Ja Yeon dalam suratnya.

Namun sayangnya, kasus itu ditutup dengan kesimpulan bahwa kematian Jang disebabkan oleh depresinya sendiri. Saat kejadian tersebut, dirinya baru berusia 29 tahun. Kasus kematian Jang Ja Yeon cukup mencuri perhatian pada kala itu. Bahkan, lebih dari 40 tugas polisi memeriksa kasus ini.

Jang Ja Yeon

Baca Juga: Wooyoung 2PM Dijadwalkan Wajib Militer Juli Mendatang

Tidak sampai di situ, kantor kejaksaan juga menugaskan tim investigasi khusus. Namun, anehnya tak semua nama yang disebutkan Jang Ja Yeon dinyatakan bersalah karena pengadilan memutuskan bahwa tuduhan tersebut masih kurang bukti.

Hanya CEO Jang Ja Yeon dan manajernya yang didakwa atas kekerasan dan pencemaran nama baik. CEO menerima 4 bulan penjara dan 1 tahun masa percobaan, karena menyalahgunakan sang aktris secara fisik. Sementara, sang manajer menerima 1 tahun penjara, 2 tahun masa percobaan, dan 160 jam pelayanan masyarakat.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini