nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Majelis Hakim Tolak Eksepsi Ahmad Dhani

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 17:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 14 33 1898176 majelis-hakim-tolak-eksepsi-ahmad-dhani-o5mzZ8gMDK.jpg Ahmad Dhani (Foto: Adiyoga/Okezone)

JAKARTA - Sidang putusan sela kasus ujaran kebencian yang menyeret Ahmad Dhani telah dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (14/5/2018). Majelis Hakim menyatakan menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan Dhani.

"Menimbang setelah Majelis meneliti seksama surat dakwaan yang telah dibacakan Jaksa Penuntut Umum dan dikaitkan dengan nota keberatan yang dibuat terdakwa, maka Majelis Hakim berkesimpulan bahwa apa yang di sampaikan pengacara terdakwa dalam eksepsinya itu adalah materi perkara," kata Majelis Hakim dalam sidang.

 (Baca: Hadiri Sidang Lanjutan Ujaran Kebencian, Ahmad Dhani Sebut Saksinya Luar Biasa)

Menurut Majelis Hakim, eksepsi Ahmad Dhani baru bisa dibuktikan kebenarannya setelah sidang melewati agenda pembuktian. Oleh karenanya, Majelis Hakim menolak eksepsi Dhani dan meminta Jaksa Penuntut Umum melanjutkan pemeriksaan perkara.

 ahmad dhani

Menanggapi penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim, Ahmad Dhani dapat menerima. Dhani sama sekali tidak merasa kecewa, meski proses hukum terhadap dirinya tetap dilanjutkan.

"Enggak ada (kecewa) lah, terobosan baru dalam dunia hukum. Pendapat ternyata bisa diadili, tapi kan belum diputuskan," tutur Ahmad Dhani usai sidang.

 (Baca juga: Sutradara Akhirnya Umumkan Siapa Karakter yang Mati di Avengers: Infinity War)

Senada dengan sang ayah, Dul yang juga hadir menyaksikan sidang sama sekali tidak menunjukkan kekecewaan. Dia hanya berharap Majelis Hakim bisa mengadili perkara Ahmad Dhani secara adil.

"Saya berdoa agar hasilnya yang terbaik. Semoga hasil yang seadil-adilnya," tegas Dul.

 dul

(Dul Jaelani saat menghadiri sidang kasus ayahnya (Foto: Adiyoga/Okezone)

Sidang lanjutan kasus ujaran kebencian yang melibatkan Ahmad Dhani akan kembali digelar 21 Mei 2018. Dalam sidang mendatang, Majelis Hakim memberikan kesempatan pada Jaksa Penuntut Umum untuk menghadirkan saksi.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini