Mertua Tagih Janji Taqy Bawa Salma Menjadi Lebih Baik

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Rabu 27 Desember 2017 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 27 33 1836371 mertua-tagih-janji-taqy-bawa-salma-menjadi-lebih-baik-lOzbab6tlN.jpg Taqy dan Salma (Foto: Instagram)

JAKARTA – Orangtua Salmafina Khairunnisa (Alma) semakin bingung lantaran sang menantu, Taqiyuddin Malik berusaha mengakhiri rumah tangga dengan cara yang dianggap kurang etis. Meski begitu, rupanya pemahaman Taqy tentang konflik rumah tangganya dengan Alma jauh berbeda.

Sunan Kalijaga selaku ayah Alma menyayangkan bahwa cara Taqy menyelesaikan rumah tangganya tidak dengan cara yang baik-baik. Seperti diketahui, Taqy menalak Alma melalui sambungan telefon, yang langsung dibalas dengan gugatan cerai di Pengadilan Agama Jakarta Barat.

Meski pihak kuasa hukum Taqy yaitu Krisna Murti, Ilal Ferhard, dan Toyo lengkap, Taqy juga tidak bisa menghadiri prosesi perceraian lantaran masih berada di Kairo, Mesir untuk menyelesaikan studi. Mansyudin, ayah Taqy juga menjelaskan bahwa Taqy tidak bisa hadir lantaran aturan kampus tersebut.

“Saya kan memberikan anak saya karena janjinya Taqy. Janjinya "Om Insyaallah saya akan membimbing salma menuju ke yang lebih baik". Nah kalau saya tanya mana janji kamu kan pantes. Saya cuma minta enggak neko-neko, saya rasa semua bapak di dunia akan minta hal yang sama. Kamu lamar anak saya dengan baik-baik, tolong kalau tidak ada kecocokan, kembalikan anak saya dengan baik-baik,” ujar Sunan seperti dikutip Go Spot RCTI, tayang Rabu (27/12/2017).

(Baca Juga: Natal, Kanye West Hadiahi Kim Kardashian Saham Apple hingga Disney)

(Baca Juga: Ditanya soal Momongan, Dewi Sandra: Pertanyaan yang Enggak Ada Habisnya)

“Kenapa Taqy memberikan talak lewat telefon? Pertama, karena posisinya lagi di Mesir. Yang kedua, dia terikat dengan peraturan kampus al-Azhar University, dan dia di sana dengan beasiswa. Jadi terikat peraturan kampus bahwa apabila dia tidak masuk kuliah tiga kali, maka risikonya dia akan dikeluarkan dari kampus,” timpal Mansyudin di lain kesempatan.

Perbedaan pemahaman mereka tidak hanya di sana. Sunan dan Heidy selaku orangtua Alma mengungkap, salah satu alasan mereka menggugat cerai adalah karena Alma tidak kunjung bisa menyusul Taqy ke Mesir karena belum mendapat kepastian tentang tempat tinggal, sementara Taqy sendiri masih tinggal di asrama. Taqy sendiri merasa melayangkan talak karena Alma sudah empat kali meminta cerai, dengan berbagai alasan.

“Justru saya ingin segera mengirim Alma, karena saya ingin dia benar-benar merasakan menjadi istri, mendampingi Taqy dari nol, seperti yang saya alami dulu. Mau tinggal di gubuk sekalipun, yang penting saya jelas, bahwa sesampainya di sana tinggalnya di alamat ini gitu lho,” ucap Heidy.

“Selama ini siapa yang minta cerai? Empat kali lho, bayangkan. Bahkan dalam kondisi seperti itu, Alma sampai pernah mengajak saya menyiapkan berkas-berkas semuanya,” timpal Taqy melalui sambungan telefon.

Hingga kini, proses perceraian mereka masih berjalan sementara belum ada kesepakatan yang bisa diambil antara pihak Alma dan Taqy. Justru, keadaan semakin tidak menentu lantaran Sunan dan pihak kuasa hukum Taqy juga saling lapor atas dugaan pengancaman.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini