nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tolak Go-International, Young Lex: Man, Indonesia Itu Banyak yang Keren!

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Jum'at 27 Oktober 2017 20:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 27 205 1803835 tolak-go-international-young-lex-man-indonesia-itu-banyak-yang-keren-wToIaCUhwj.jpg Young Lex (Foto: Instagram)

JAKARTA - Kalaupun melebarkan sayap ke luar negeri, Young Lex menegaskan hal itu tidak akan dilakukan sebagai artis. Ia memiliki setidaknya dua alasan atas niatnya tersebut.

- Baca Juga: Berbalas Komentar, Young Lex Bakal Kolaborasi dengan Jay Park?

Pertama, segala yang ia butuhkan sudah tersedia di Indonesia. Cowok kelahiran 18 April 1992 ini lebih memilih dikenal di pelosok negeri dibanding langsung di luar, dan ingin mengupas habis lokasi-lokasi indah di Indonesia terlebih dahulu.

“Sejujurnya gue enggak ada hasrat dan niat untuk go-international. Man, Indonesia itu banyak yang keren-keren. Kadang-kadang bego juga, dalam artian lo capek-capek ke luar, sebenernya ada lho di Indonesia,” tutur Young Lex saat ditemui Okezone di komplek MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis 26 Oktober 2017.

“Gue sendiri kalau ditanya keliling dunia apa Indonesia, gue lebih pilih Indonesia. Kasarnya kalau gue banyak duit, gue habisin Indonesia dulu deh, baru keluar,” lanjutnya.

Young Lex punya banyak tempat yang ingin ia kunjungi seperti pusat-pusat budaya adat Dayak. Apalagi dengan usianya yang masih muda, ia menilai masih banyak kesempatan untuk tetap ke luar negeri.

Kedua, kemungkinan sukses go-international sangat kecil, apalagi skena hiphop internasional masih sangat rasis terhadap rapper asal Asia. Beberapa grup hiphop asal Asia seperti Far East Movement dan Dumbfoundead dinilai tidak bertahan lama di panggung Hollywood hanya karena keturunan Asia. Meski masih belum bisa menakar kesuksesan Rich Chigga, Young Lex sudah tegas tidak berminat mencoba.

Akhirnya, solusi yang ia pilih adalah bisnis. Young Lex pun berharap bisnis yang tengah ia jalani dapat membiayai hobi musiknya, bukan sebaliknya. Musik dinilai sebagai karya sampingan untuk memuaskan hati saja.

“Sejago-jagonya Inggris gue nanti, nantinya gue bakal dikenal apa? You're Asian, man. Susah banget. Gue sadar diri aja, jadi gue pilih keliling Indonesia,” tuturnya.

- Baca Juga: Sering Kena Bully, Young Lex Pilih Abaikan Ocehan Haters

“Kasarnya kalau pengen bikin karya musik, tajir aja dulu. Gue biasa bilang ke orang kantor, di awal sampai pertengahan awal, musik bikin gue hidup dan modalin gue bisnis. Ke depannya, duit gue buat musik,” tutupnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini