JAKARTA - ZerosiX Park menjadi salah satu musisi yang ikut berduka atas meninggalnya vokalis Panbers, Benny Panjaitan. Tentunya band yang digawangi oleh lima orang anak muda asal Samarinda ini memberikan ucapan belasungkawa bagi sanak keluarga dari almarhum Benny Panjaitan.
Tak hanya ucapan duka, ZerosiX Park tahu betul mengenai kiprah dari band Panbers yang telah menciptakan lagu-lagu hits. Bahkan ZerosiX Park menyebut Panbers jadi salah satu dedengkot musik pop
(Baca Juga: Dihantui Citra Super Seksi, Resa Lawang Sewu Ingin Tampil Lebih Sopan)
(Baca Juga: Chris Hemsworth Jago Bahasa Indonesia, Arief Muhammad Kaget hingga Batal Wawancara)
"Yang pasti kita semua turut berduka cita dan berbelasungkawa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran lalu mimpi beliau untuk musik Indonesia bisa tercapai," tutur Aldy sebagai vokalis ZerosiX Park yang dijumpai Okezone.
"(Panbers) salah satu dedengkot musik pop, kalau kita bicara musik pop, tentu ada kehadiran Panbers dan teman-temannya," sambungnya.
Meski begitu, Aldy juga menambahkan bahwa Panbers sediri dikenal ketika orangtuanya kerap kali mendengarkan lagu dari Benny Panjaitan cs. Namun dirinya juga mengakui tidak terlalu tahu banyak dari lagu-lagu Panbers.
(Baca Juga: Pose Kenakan Kacamata, Melody JKT48 Bikin Netizen 'Diabetes')
(Baca Juga: Teken Kontrak Solo, Normani Kordei Akan Tinggalkan Fifth Harmony?)
"Enggak terlalu banyak tahu sih (lagunya), cuma dulu orang tua kami memang sering puterin lagu (Panbers)," katanya.
Kendati demikian, rupanya ZerosiX Park pernah membawakan lagu dar Panbers saat mereka mengisi acara sebuah tribute musik-musik klasik. Namun Aldy tak dapat mengingat kembali perihal lagu yang dibawakan.
"Pernah bawain lagu Panbers waktu itu, jadi kalau enggak salah tribute klasik gitu," tutupnya.
Sekadar diketahui, nama Benny Panjaitan tenar lantaran membentuk sebuah band legendaris yang bernama Panbers. Uniknya nama Panbers sendiri merupakan kepanjangan dari Panjaitan Bersaudara.
Selain itu, Panbers didirikan pada tahun 1969 silam di Surabaya. Band ini pun diisi oleh empat orang kakak-beradik yakni Hans Panjaitan (gitar), Benny Panjaitan(vocal dan Ryhthm), Doan Panjaitan (Bass dan Keyboard) dan Asido Panjaitan (Drum).
Kemudian seiring berjalannya waktu, terjadi perombakkan personel pada kubu Panbers dimana Maxi Pandelaki sebagai bass, Hans Noya pada gitar lalu Hendri Lamiri pada biola. Karya-karya Panbers pun begitu dikenal yakni Akhir Cerita, Gereja Tua, Terlambat Sudah dan masih banyak lagi.
(aln)