Image

INTERVIEW: 57 Tahun Elly Kasim Berdendang: Serba-serbi Konser dan Persiapan Album Baru

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Senin 17 Juli 2017, 19:30 WIB
https img o.okeinfo.net content 2017 07 17 205 1738388 interview 57 tahun elly kasim berdendang serba serbi konser dan persiapan album baru KLBjqk1baN.jpg Elly Kasim. (Foto: Okezone/Rima Wahyuningrum)

JAKARTA - Tak banyak musisi populer dalam negeri yang bergelut di genre tradisional, terutama musik Minang. Namun, penyanyi kawakan Elly Kasim memilih memasukkan sejumlah lagu Minang populer dalam konser ‘Menjulang Bintang 57 Tahun Elly Kasim Berdendang’.

Sesuai jadwal, konser yang menandai setengah abad eksistensi penyanyi 72 tahun itu di dunia musik, akan digelar di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada 29 Juli 2017. Sejumlah tembang hits seperti Dindin Badindin, Ayam Den Lapeh, hingga Malam Bainai, akan dilantunkannya dalam konser tersebut.

Tak hanya itu, Elly juga akan berkolaborasi dengan sejumlah musisi muda. Bersama Judika Sihotang misalnya, Elly akan mendendangkan Bapisah Bukannyo Bacarai dan Japuiak Lah Denai di atas panggung. Kepada Okezone, Elly secara khusus menuturkan serba-serbi persiapan konser dan target kariernya ke depan.

Okezone: Bagaimana awalnya hingga akhirnya Anda terpikir untuk menggelar konser ini?

Elly Kasim: Woro-woro akan membuat konser sih sudah dari tujuh tahun silam. Tepatnya, pada saat 50 tahun saya berkarier. Yang menginisiasi kala itu adalah para petinggi-petinggi dari Minang. Tapi wacana tinggallah wacana. Ide itu kembali dibangkitkan tujuh tahun kemudian, dan ini akan menjadi konser besar pertama sepanjang karier saya.

Okezone: Apa persiapan Anda jelang konser?

Elly Kasim: Yang paling penting adalah kesehatan. Dua bulan lalu, saya terserang batuk dan tidak berhenti. Batuk itu bahkan membuat saya tidak bisa berbicara. Setiap kali ngomong, langsung batuk. Saya sudah cek ke dua rumah sakit di Jakarta, tapi tak kunjung sembuh. Karena waktu konser semakin dekat, akhirnya saya terbang ke Singapura untuk tindakan lebih lanjut. Ternyata ada infeksi di paru-paru. Tapi, alhamdulillah hanya infeksi biasa.

Okezone: Kenapa Anda memilih genre tradisional, khususnya musik Minang?

Elly Kasim: Memang dari kecil sudah suka lagu Minang. Ketika duduk di sekolah menengah pertama, saya doyan mendengarkan lagu-lagu Minang dari Orkes Gumarang. Jadi, sudah mendarah daging dari kecil. Itu kenapa saya getol mengangkat musik tradisional dengan sentuhan modern di dalamnya. 

Okezone: Kapan titik terendah dalam karier Anda?

Elly Kasim: Mungkin pada saat saya jatuh sakit, karena kan tidak bisa nyanyi. Alhamdulillah sampai seusia ini saya masih sering mendapatkan undangan bernyanyi.

OkezoneSetelah konser ini, Anda ada rencana untuk merilis karya baru?

Elly Kasim: Kebetulan saat ini tengah dalam tahap memproduksi album baru. Ada beberapa lagu baru di dalamnya, meski sebagian besar adalah tembang recycle. Untuk memberikan kesan megah, kami menggubah lagu-lagu lama itu dengan memasukkan sentuhan orchestra di dalamnya.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini