Image

Di China, Adegan Gay Tak Pengaruhi Penjualan Beauty and the Beast

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Sabtu 18 Maret 2017, 08:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 18 206 1645996 di-china-adegan-gay-tak-pengaruhi-penjualan-beauty-and-the-beast-HmANcfnBoK.jpg Emma Watson (Foto: ETOnline)

LOS ANGELES – Kendati kontroversi adegan gay di film Beauty and the Beast begitu santer diberitakan, pembukaan film live-action terbaru Disney ini tetap tinggi di China. Padahal beberapa negara seperti Rusia dan Malaysia menolak kehadiran film ini karena ditakutkan memberi dampak buruk terhadap seksualitas anak-anak di negara mereka.

Dalam pembukaannya, Beauty and the Beast berhasil meraup 100 juta RMB atau setara dengan USD14,5 juta atau Rp193 miliar.

Adegan gay singkat (seperti sutradara Bill Condon menyebutnya) dalam karakter Le Fou di akhir film tidak mendapat sensor dari lembaga sensor China yang biasanya banyak melakukan sensor.

Hal tersebut terbilang sangat kontras jika dibandingkan dengan situasi di negara Asia lain seperti Malaysia, di mana lembaga sensor meminta untuk memotong adegan tersebut.

Dilansir Variety, Sabtu (18/3/2017), Beauty and the Beast sampai saat ini belum dirilis di bioskop-bioskop di Malaysia. Disney dengan tegas menolak untuk memotong adegan gay yang ada di dalam filmnya.

Sementara untuk di Rusia, pemerintah memberikan larangan bagi warganya untuk menonton film ini jika masih berusia di bawah 16 tahun.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini