Enam Legenda Sunda Terima Penghargaan

Tri Ispranoto, Jurnalis · Kamis 20 Agustus 2015 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 20 33 1199469 enam-legenda-sunda-terima-penghargaan-uYRTAREd7h.jpg Acara Kampung GaSS (Foto: Tri)

BANDUNG – Enam legenda artis dan seniman dari Jawa Barat mendapat penghargaan dari Gabungan Artis dan Seniman Sunda (GaSS) dalam acara Kampung GaSS yang digelar di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung.

Penghargaan pertama diberikan kepada Dudi Iskandar. Dia adalah seorang penulis lagu di era tahun 70-an. Selain berkarya di dalam negeri, Dudi pun sering kali diundang ke luar negeri untuk menyanyikan lagu-lagu bernuansa kebangsaan.

Penghargaan kedua diberikan kepada penyanyi lawas Laily Dimyati yang namanya telah tenggelam dimakan zaman. Sosok Laily sempat ngetop pada eranya dengan lagu Bunga Flamboyan.

“Penghargaan ketiga kami berikan kepada Mang Uko Hendarto. Beliau adalah pencipta berbagai alat musik dan lagu-lagu tradisoonal sunda,” ucap host Kampung GaSS, Rina Nose.

Selanjutnya, penghargaan diberikan kepada almarhum Pepeng. Beliau dianggap berjasa sebagai senior di ranah hiburan Tanah Air.

Kelima, penghargaan diberikan kepada pelawak dan pembawa acara senior Aom Kusman yang wafat pada 23 Desember 2011 silam.

“Terakhir penghargaan diberikan kepada guru kita, sahabat kita, almarhum Elfa Secioria. Beliau adalah salah seorang composer hebat,” ungkap Ronni ‘Urban’, yang juga mendampingi Rina Nose sebagai host.

Para peraih penghargaan yang diwakili oleh keluarganya menerima santunan sebesar Rp50 juta yang diberikan secara simbolis oleh Agum Gumelar, Ahmad Heryawan (Gubernur Jabar), dan Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung).

Selain keenam legenda tersebut, seluruh hasil penjualan tiket dan souvenir pada gelaran Kampung GaSS juga diberikan kepada pihak keluarga Didi Petet, Kang Ibing, Darso, Hary Roesly, dan Asep Sunandar.

(rik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini