#3 Atomic Mass (alias Def Leppard)
Jika Joe Elliott dan kawan-kawan masih memakai nama awal mereka, entah apa yang akan terjadi saat mereka sama-sama satu tangga lagu dengan girl band Atomic Kitten. Hmmm… Atomic Mass kedengarannya memang sangar, mengingat atom adalah partikel paling sangar. Dengan nama tersebut, band ini tak pernah mendapatkan order show bayaran. Sampai akhirnya Joe menunjukkan poster yang didesainnya semasa mengambil kelas seni yang menggambarkan band palsu bernama Deaf Leopard. Grup ini pun bermain dengan nama tersebut demi menghindari sematan band-band punk. Hasilnya? Kita tahu sendiri dan sejarah mencatat!
#4 Smile (alias Queen)
Sebutan band ini awalnya memang ramah tapi cenderung bisa dilecehkan dan dilupa begitu saja. Lebih jauh lagi: ‘Smile’ bukan nama yang bisa mewakili kekuatan musik sajian tiap personilnya. Tim Staffell, basis dan vokalis, band ini mengadopsi konsep ‘Smile’ dari proyek sekolahnya yang diperuntukkan sebagai kampanye. Tim pun keluar grup. Brian May dan Roger Taylor membentuk grup baru dengan vokalis Freddie Mercury dan mengambil nama Queen. “Konsep Queen adalah megah dan agung,” ujar Brian. Jadilah mereka agung dengan lagu-lagu mereka dan siapa yang bisa lupa dengan Bohemian Rhapsody?
#5 On a Friday (alias Radiohead)
Sekelompok anak sekolah Abingdon School di Oxfordshire kerap berlatih band untuk tampil pada Jumat malam tiap minggunya. Order untuk tampil jarang didapat saat itu, dan bisa jadi karena nama yang dipakai. Sampai akhirnya pada awal 1990-an, saat tampil regular di sirkuit Oxford dan harus membuat demo (calon hit Radiohead di masa depan), Thinking About You dan Prove Yourself, mereka mengubah nama. Kedua lagu tersebut memang tak jadi hit tapi cukup menarik perhatian label EMI dan mengontrak mereka. Nah, karena semua personil adalah fans berat Talking Heads, jadilah mereka mengambil nama lagu band tersebut, Radio Head.