The Philosophers, Film Hollywood Bercita Rasa Indonesia

Andiasti Ajani, Jurnalis · Rabu 11 Juni 2014 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2014 06 11 206 997055 yDNE2ENrAP.jpg The Philosophers (Foto: Fanpop)

JAKARTA - Indonesia semakin dilirik oleh para pembuat film Hollywood. Setelah Eat, Pray, Love, Savages, dan Alex Cross, kini giliran The Philosophers, menambah urutan film asing yang digarap di Tanah Air.

The Philosophers adalah film bergenre psychological thriller arahan John Huddles. John mengatakan, Indonesia merupakan tempat yang sangat pas, dan memang dibutuhkan untuk film ini.

"Inilah negara yang aset sinematikanya mengingatkan para sutradara film betapa beruntungnya mereka bisa mendapatkan pekerjaan ini, saya tak henti-henti bersyukur," ungkap John Huddles, dalam Gala Premier The Philosophers, di Senayan City XXI, Jakarta Selatan, Selasa 10 Juni 2014 malam.

Sejumlah bintang Hollywood turut meramaikan film ini. Seperti Sophie Lowe, Rhys Wakefield, Bonnie Wright, James D' Arcy, Daryl Sabara, Freddie Storma, Katie Findlay, dan aktris asal Indonesia Cinta Laura Kiehl.

The Philosophers bercerita tentang 20 remaja yang bersekolah di sekolah internasional di Jakarta, yang mengikuti philosophy class. Mereka berasal dari berbagai negara dan diajarkan oleh seorang guru (yang akan diperankan oleh James D’Arcy). Mereka kemudian mendapatkan pekerjaan, dan percobaan dari guru.

Dari 20 pelajar, mereka menerima sejenis tes dan akan dipilih 10 orang, untuk kemudian meningkatkan ras manusia melawan ancaman bahaya nuklir.

Seorang guru philosophy (diperankan oleh James D'Arcy) memiliki sebuah tempat penampungan di bawah tanah. Dia akan mengajak murid-muridnya untuk masuk ke dalam bunker, tapi hanya 10 dari 20 pelajar yang bisa masuk. Itulah di mana anggota guru menantang 20 orang pelajarnya untuk bisa mendapatkan kesempatan untuk masuk ke barak untuk berlindung.

Film yang disutradarai John Huddles dan produser George Zakk yang pernah menggarap film laris seperti xXx, Casino Jack, dan The Pacifier ini membuat pengambilan film yang berlokasi di tempat-tempat wisata di Indonesia seperti Gunung Bromo, Candi Prambanan, dan Pulau Belitung secara tidak langsung merupakan ajang promosi gratis pengenalan obyek-obyek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi di mata dunia.

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini