JAKARTA – Kabar perceraian Cut Tari, dan Johannes Jusuf Subrata sangat mengejutkan. Sehingga, menimbulkan banyak isu miring di balik perpisahan mereka.
Seperti tidak ingin berlarut-larut, wanita kelahiran Jakarta, 1 November 1977 itu menanggapi perceraiannya dengan dingin. Dia pun sejak kemarin mencurahkan isi hatinya melalui akun Twitter miliknya.
Dalam Twitternya, Tari menganggap perpisahan merupakan salah satu proses hidup yang harus dijalaninya. Wanita yang pernah tersangkut video porno denga Ariel "Noah" itu mengaku ingin berpisah secara baik-baik dengan suami yang menikahinya sejak 9 Januari 2004. Dia mengungkapkan, tidak ingin saling menyalahkan dalam perpisahannya.
"Pertemuan dan Perpisahan adalah proses kehidupan. Mas Jusuff, dan saya ingin menyingkapinya dengan damai," ungkap Tari di Twitternya, @cuttary11, 20 jam lalu.
"Alhamdulillah. Mas Jusuff, dan saya tidak saling menyalahkan, menyudutkan, dan jauh dari provokasi," sambungnya.
"Kami juga memiliki amanah dari Allah, yaitu seorang anak, dan kita akan berusaha menjaganya berdua sampai kapanpun," imbuhnya.
Lebih lanjut, Tari mengaku tidak akan terpancing isu-isu miring yag berkembang mengenai penyebab perceraiannya dengan sang suami. Wanita berdarah Aceh itupun akan tetap menjaga silahturahmi dengan suaminya, meski kelak bercerai.
"Dan mas Jusuff, dan saya ingin menyelesaikan ini semua dengan tanpa emosi. Dan juga sepakat untuk tidak akan terpancing emosi oleh pihak manapun," akunya.
"Iya, mas Jusuff, dan saya memang sangat baik silahturahminya, dan akan terus begitu. Kami menginginkan yang terbaik untuk Sydney. Mohon Doanyaâ~º," lanjutnya.
Selama beberapa bulan terakhir, rumah tangga ibunda Sidney Azkassyah Yusuf itu memang telah dikabarkan tak harmonis. Pada tahun 2010, rumah tangga mereka pun terancam kandas karena video porno Tari dengan Ariel tersebar luas. Namun, pada saat itu, dia mampu mempertahankan rumah tangganya. (ram)
(uky)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri