Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyadap Karet pun Tampil di JakJazz 2013

Egie Gusman , Jurnalis-Minggu, 20 Oktober 2013 |13:02 WIB
Penyadap Karet pun Tampil di JakJazz 2013
Idang Rasjidi (Foto: Ist.)
A
A
A

JAKARTA - Jakarta International Jazz Festival (JakJazz) 2013 yang digelar di Istora Senayan Jakarta di hari kedua atau tadi malam, Sabtu 17 Oktober 2013 lebih dipadati penonton.

Penonton yang hadir juga lintas generasi terlihat bukan hanya penikmat jazz saja. Cuaca yang tidak bersahabat tidak menurunkan semangat pencinta musik untuk absen di JakJazz 2013.

Musisi Ireng Maulana, sebagai salah satu founder event ini apresiasi penonton yang merelakan waktu luangnya untuk hadir. Gitaris legendaris itu pun senang dengan jumlah penonton di hari kedua.

"Kalau kemarin sih sedikit (penonton). Kalau ini malam sih oke. Mudah-mudahan sih oke selanjutnya," kata Ireng.

Di hari, kedua JakJazz dihibur oleh musisi Jazz senior seperti Ireng Maulana yang berkolaborasi dengan Ermy Kullit, Kiboud Maulana, dan Mus Mujiono. Selain itu, Tohpati dan Indra Lesmana menjadi salah satu faktor penting yang membuat JakJazz ini dipadati.


Penampilan yang tak kalah heboh, kehadiran Idang Rasjidi memboyong musik Melayu dalam JakJazz. Ia memperkenalkan vokalis baru yang didapatnya di kampung halaman Idang sendiri di Pangkal Pinang, Pulau Bangka.

"Saya akan memperkenalkan seorang laki-laki yang masih sangat muda. Masih 19 atau 20 tahun usianya," kata Idang/

"Ia berasal dari daerah yang sama dengan saya. Ia penyanyi antar kampung. Kerjanya menyadap karet. Ketemu pas ia nyanyi di panggung. Lulus SMK Pertanian. Namanya Yendri Blacan. Ia adalah penyanyi dangdut melayu," kata Idang yang bikin penasaran penonton.

Kolaborasi permainan piano Idang dan suara khas yang di milik Yendri Blacan membuat penampilan mereka mendapatkan sambutan meriah.

Menenakan kupluk dan baju warna hitam, Idang tampil enerjik tak kalah dari para juniornya.

"Terimakasih. Dalam suasana yang sederhana. Kita masih semangat. Saya ke sini karena saya main musik. Because I love jazz," tutup pria kelahiran 25 April 1958 itu memberi kesan kepada penonton.

Karya-karya Idang Rasjidi di dunia jazz tentu tak usah diragukan. Bersama Indra Lesmana ia pernah membentuk Indra Lesmana - Idang Rasjidi Reformation Jazz, kemudian bersama dengan Kiboud Maulana ia pernah membentuk Jakarta All Stars. Idang juga sering kali tampil di acara ajang internasional lainnya, seperti North Sea Jazz.

(tre)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement